Pergi ke Pasar Nguter jangan lupa nikmati es cao dan es dawet lezatnya

Pasar Jamu Nguter tidak melulu tempat produk jamu dipasarkan. Namun juga ada jenis dagangan lain seperti makanan dan minuman ala pasar tradisional. Salah satu minuman yang termasuk kategori tradisional adalah minuman cao dan dawet juga dijual di Pasar Jamu Nguter ini.

Di pasar ini, hanya ada satu pedagang minuman cao dabn dawet yaitu Bu Atun. Warga Desa Nguter ini berjualan minuman cao dan dawet di sisi timur pasar atau didekat pintu masuk pasar dari sisi belakang. Pmbeli minuman cao dan dawet buatan Widati ini adalah pelanggan tetap wanita yang sudah bertahun-tahun jualan cao dan dawet.

Minuman cao dan dawet milik Widati ini dikombinasikan dengan es dan santan. Sehingga tercipta minuman es cao dan es dawet. Baik es cao dan es dawet, sama-sama mengandalkan tiga bahan minuman yaitu cendol, santan serta tetes manisan. Serta tentu saja es batu.

Bedanya, es cao tidak membutuhkan banyak cendol.Sedang es dawet membutuhkan lebih banyak cendol..Meski demikian, rumusnya tidak harus seperti itu. Tergantung permintaan pembeli juga. Bahan seperti cendol, dan cao harus dimasak terlebih dahulu. Sementara untuk tetes manisan serta rumput laut untuk es dawet harus dibeli oleh Bu Atun.

Cendol yang dijual Bu Atun memilki warna hitam pekat. Terbuat dari pati aci atau pati singkong atau tapioca plus pewarna makanan. Dibutuhkan sekitar setengah jam bagi Bu Atun untuk memasak cendol agar bisa matang. Setelah matang, cendol buatan Bu Atun bisa berwarna hijau ataupun merah.

Cao

Cao

Sementara tu, untuk pembuatan santannya,menggunakan air kelapa yang direbut sekitar 20 menit-30 menit agar bisa matang dengan baik. Dengan tetes manisan yang harus beli Rp 20 ribu perkilo dan rumput laut Rp 2.000,00 untuk satu plastik ukuran tidak terlalu besar,maka es dawet dan es cao ala Bu Atun sudah bisa dinikmati penggemarnya.

Untuk satu bungkus plastic dawet dihargai sama dengan satu bungkus es cao yaitu antara Rp 1.000,00 hingga Rp 2.000,00. Namun pembeli yang mendatangi Bu Atun, ada juga yang hanya membeli bahan membuat dawet atau cao saja seperti cendol,cao atau juga rumput laut.

Cao_

Minuman tradisional cao dan dawet di pasar Nguter. (Soloraya.com)

“Pelanggan saya sudah sejak pagi-pagi tadi kesini. Mereka beli cao atau dawet untuk dijual lagi,”kata Atun yang beraktifitas di Pasar Jamu Nguter mulai pukul 05.00 WIB sampai 13.00 WIB. Atau kalau sudah habis lebih cepat, ia bisa pulang cepat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: