Mengintip dapur ayam panggang Mbok Denok

Bagi pecinta menu masakan tradisional Indonesia, menu yang satu ini sangat khas dan menarik untuk dinikmati, yaitu ayam panggang Mbok Denok di Jatipura, Karanganyar, Jawa Tengah. Ayam yang  dipilih adalah ayam kampung pejantan sehingga tidak menggangu reproduksi.

Seperti namanya, menu ini diolah dengan cara dipanggang, bukan dibakar.  Namun, ayam tidak langsung dipanggang di atas api, tapi diletakkan di dalam kuali. Di atas pawon atau tungku itulah kuali dibakar.

“Kami menggunakan kayu bakar, bukan kompor gas. Selain matang lebih merata, rasa ayam juga lebih enak. Orang yang tahu cita rasa pasti akan tahu perbedaannya,” kata Farida, juru masak ayam panggang Mbok Denok.

Selain cara memangganganya yang berbeda, hal lain yang membedakan ayam panggang ini dengan ayam panggang lainya adalah ayam tidak diungkep (direbus) dahulu sebelum dipanggang.

“Setelah ayam dibersihkan, ayam mentah langsung dipanggang di dalam kuali. Setelah setengah matang kemudian ayam dicocoh dan direndam dalam bumbu. Kemudian ayam dipanggang lagi hingga matang,” jelas Farida.

Karena daging ayam dipanggang tanpa direbus sebelumnya, maka tekstur daging tidak seempuk dengan olahan ayam yang diungkep terlebih dulu. Namun, bumbunya justru bisa lebih meresap.

Cita rasa ayam panggang ini gurih dan agak manis, dilengkapi lalapan daun pepaya dengan tiga jenis sambal, yaitu sambal terasi, sambal bawang, dan sambal urapan. Rasa gurih manis dihasilkan dari bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, salam, laos, miri, dan gula.

Harganya pun cukup terjangkau, yaitu Rp 55 ribu per ekor. Rumah makan ayam panggang Mbok Denok ini buka setiap hari dari pagi hingga sore. Hidangan ini cocok dinikmati kapan  saja, baik untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.

“Setiap hari kami menghabiskan sekitar 30 sampai 50 ekor ayam. Selama puasa sampai lebaran, omset meningkat tifa kali lipat. Pokoknya 100 ekor ayam lebih per hari,” kata Farida. *

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: