Ini sejumlah kerugian finansial Mitsubishi karena skandal data uji emisi

Akibat ulah curang yang dilakukan sendiri, Mitsubishi dan partner kerjasamanya, Nissan mengalami performa bisnis yang negatif pada periode waktu April-Juni 2016. Mitsubishi sendiri harus menanggung rugi bersih yang tidak tanggung-tanggung besarnya.

Akibat membuat skandal data emisi bahan bakar pada sejumlah mobil mini yang menjadi tulang punggung penjualan, Mitsubishi harus menanggung rugi bersih hingga 129.7 miliar yen atau Rp 16 triliun.

Skandal data emisi Mitsubishi juga memaksa pendapatan perusahaan berkurang hingga 14 persen menjadi 428,7 miliar yen. Demikian juga dengan laba operasional yang turun hingga 75 persen menjadi 4,6 miliar yen.

Sementara itu, untuk penjualan domestik yang mampu dilakukan sejak muncul skandal data uji emisi bahan bakar pada April lalu mengalami jatuh hingga 44 persen atau jika dihitung secara unit mencapai 10.000 unit.

Di pasar global, Mitsubishi juga mengalami bisnis yang juga menurun paska terkuaknya skandal data uji emisi yang mereka lakukan sendiri itu. Penjualan secara global yang mampu dilakukan Mitsubishi hanya 221.000 unit pada tiga bulan kedua.

Capaian tersebut lebih rendah 16 persen lebih rendah dari perolehan penjualan periode waktu yang sama pada tahun 2015.  Tidak berhenti disitu, Mitsubishi juga harus menyiapkan dana kompensasi kepada konsumen.

Total biaya kompensasi yang harus dikeluarkan Mitsubishi mencapai 15 milar yen yang tentu saja cukup menguras keuangan Mitsubishi. Namun demikian, Mitsubishi tetap optimis memandang bisnis mereka.

Koji Ikeya, Executive Vice President Mitsubishi Motors mengatakan, sejumlah hal buruk yang dialami pihaknya memang kondisi yang keras untuk sementara waktu. “Tapi kami akhirnya bisa fokus pada pembangunan operasi domestik kami,” kata Koji Ikeya seperti dilaporkan Nikkei dan dilansir Kompasotomotif.

Sementara Nissan, yang ikut terkena dampak dari skandal Mitsubishi juga mendapati dirinya berada pada situasi penurunan laba bersih  periode April-Juni 2016 mencapai sebesar 11 persen atau sekitar 136,4 miliar yen.

kei car

Mobil mungil Mitsubishi dan Nissan. (caranddriver)

Penjualan domestik Nissan juga ikut merosot hingga 25 persen dengan hanya meraih 90.000 unit. Hal ini sangat mempengaruhi target penjualan domestik tahun 2016 yang ditetapkan Nissan sebanyak 580.000 unit akan sulit tercapai.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: