Toyota dan Volvo akan menghilangkan model mesin diesel di masa depan

Masa depan mesin diesel sepertinya mulai berada di persimpangan jalan untuk tetap memiliki eksistensi atau sebaliknya, perlahan namun pasti akan tidak terpakai lagi. Sejumlah pabrikan global sepertinya akan mengawali jalan masa depan mesin diesel mulai saat ini.

Salah satunya adapah Toyota, produsen otomotif terbesar di dunia tersebut dikabarkan tengah berfikir ulang untuk tetap mempertahankan mesin diesel mereka di masa depan. Demikian pula pabrikan Swedia, Volvo yang dikabarkan tidak lagi mengandalkan mesin diesel untuk mobil mereka.

Apa alasan Toyota dengan rencana untuk tidak mempertahankan mesin diesel di masa depan? Dilansir cari Carscoops, Toyota ingin mendapatkan emisi gas buang tingkat rendah sehingga tidak bisa lagi menggunakan mesin diesel.

Rencana Toyota untuk tidak lagi menggunakan mesin diesel di mana depan juga didorong oleh mobil bermesin diesel di Eropa yang tidak terlalu bersinar. Hal ini terjadi pada Yaris bermesin diesel yang hanya memberi total penjualan 10 persen di Eropa dari seluruh penjualan Toyota.

“Dan penjualan ini bisa saja turun,” ujar Karl Schlicht, Executive Vice President Toyota Eropa, Kamis (14/7).

Selain itu, saat ini, Toyota sudah membuat rencana besar untuk meluncurkan 30.000 kendaraan dengan bahan bakar fuel cell, 15 juta unit mobil hybrid pada tahun 2020 dengan tujuan bisa mengurangi emisi CO2 hingga 90 persen pada tahun 2050.

Karl Schlicht menambahkan, pihaknya mengetahui banyak produsen yang masih berkeinginan melakukan investasi dengan membangun pabrik mesin diesel bahkan dalam waktu 10-15 tahun ke depan.

Tapi bagi Karl, para produsen harus melihat jauh ke depan apakah pabrik dapat diuntungkan nantinya.

Sebelum Toyota berkoar tentang masa depan diesel yang redup, Volvo juga telah mendengungkan pernyataan bahwa mengatakan mesin diesel tidak lagi favorit.

Logo Toyota_

Logo Toyota. (Reuters)

CEO Volvo, Hakan Samuelsson menyampaikan pihaknya akan menghilangkan mesin diesel karena dua alasan, produk yang terlampau mahal serta menginginkan produk yang lebih ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: