Otoritas Bursa AS selidiki kecelakaan fatal mobil Tesla Model S yang membawa korban jiwa

Tesla Motors harus menghadapi penyelidikan yang dilakukan Komisi Sekuritas Bursa Amerika Serikat atau The Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat terkait dengan kecelakaan fatal yang melibatkan Tesla Model S.

Kecelakaan fatal ada Tesla Model S tersebut berakibat pada meninggalnya seorang pengendara Tesla Model S karena fitur otonom pada salah satu model listrik milik Tesla tersebut tidak berfungsi pada saat terjadi kecelakaan.

Kecelakaan pada Tesla Model S terjadi pada 7 Mei 2016 yang menewaskan, pemilik Tesla Model S, Joshua Brown yang menjadi korban dari tidak berfungsinya mode autopilot pada Tesla Model S beberapa saat sebelum bertabrakan dengan truk trailer di wilayah Florida.

Tesla Motors sendiri telah melaporkan kecelakaan yang telah mengakibatkan korban meninggal saat berada di dalam mobil Tesla Model S karena gagalnya mode autopilot pada mobil listrik tersebut bekerja.

Sementara itu, penyelidikan yang dilakukan badan otoritas sekuritas dan bursa AS (SEC) ini masih tahap awal. SEC tengah meneliti apakah kecelakaan yang terjadi pada mobil listrik Tesla Motors berdampak pada investor.

Tesla Model S

Tesla Model S

Hasil dari penyelidikan SEC ini nanti menjadi pertimbangan penting bagi para investor di masa depan. Sedang juru bicara Tesla Motor, dilansir detikOto dari Autoguide meng-klaim adanya laporan kecelakaan fatal tersebut tidak mengakibatkan penurunan nilai saham Tesla Motors.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: