Mengapa memboncengkan anak didepan adalah kesalahan?

Sangat sering dijumpai ada pengendara sepeda motor yang memboncengkan anak kecil dengan posisi didepan. Tentu saja ada banyak alasan mengapa orang dewasa banyak yang membawa motor bersama anak kecil yang berada di depan.

Mungkin saja alasannya agar anak tersebut bisa lebih mudah diawasi. Namun ternyata, tindakan seperti ini adalah perilaku salah dari pengendara sepeda motor. Mengapa? Potensi berbahaya pada anak yang berada di depan saat dibonceng orang dewasa lebih besar.

Salah astunya adalah si anak itu akan lebih mudah terkena hembusan angin serta debu. Hembusan angin ini tidak baik untuk tubuh anak kecil ini. Potensi berbahaya lainnya adalah badan si anak bisa terbentur bagian motor bila pengendara melakukan pengereman mendadak.

Lalu, bagaimana membonceng anak yang benar? Laman welovehonda menerangkan, saat memboncengkan anak maka ia harus berada di belakang orang tua. Pastikan anak juga menggunakan safety gear standar seperti jaket serta sepatu.

Selain itu, pastikan pula kaki si anak bisa menginjak foot step sepeda motor yang ia boncengi. Tindakan lain yang disarankan adalah orang tua bisa memasang sabuk bonceng untuk anak yang usianya masih kecil.

boncengin anak didepan

Memboncengkan anak di bagian depan motor. (Liputan6.com)

Untuk anak yang usianya sudah besar, minimal tangannya bisa berpegangan dengan kencang ke badan orang tuanya. Orang dewasa juga diminta tidak memboncengkan anak lebih dari satu orang. Orang dewasa disarankan juga untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan selalu waspada dalam berkendara.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: