Tips mudah mendapatkan kondisi mobil sehat secara mandiri

Ada cara-cara mandiri yang bisa dilakukan pemilik mobil untuk mendapatkan kondisi mobil tetap bagus. Jadi sebenarnya tidak harus membawa mobil ke bengkel untuk diperiksa atau dirawat. Hal yang dibutuhkan adalah waktu luang pemilik mobil itu.

Berikut ini sejumlah cara mandiri yang bisa dilakukan pemilik mobil untuk mendapatkan kondisi mobil tetap sehat:

1.Periksa akumulator (aki)

Komponen aki sangat penting karena berfungsi menghidupkan mesin serta lampu mobil. Dua komponen penting mobil ini akan bekerja maksimal jika kondisi aki sebagai sumber listrik sangat baik. Sebaiknya, pemilik mobil paham indikator kondisi aki.

Perhatikan indikator akiyang terdapat pada bagian atas. Pastikan indikator aki menampilkan warna hijau yang menandakan aki dalam keadaan sehat sehingga bisa menyimpan setrum dengan maksimal. Jika indikator aki berwarna putih, berarti air aki habis sehingga pemilik mobil harus membawanya ke tempat pengisian ulang aki.

Jika indikator aki memperlihat warna merah, pemilik kendaraan harus segera mengganti aki itu dengan  barang baru karena sumber listrik tersebut mengalami kerusakan. Untuk aki basah, pastikan air aki berada di level yang dianjurkan. Tambahkan air aki jika cairan tersebut berada di bawah batas normal. Selain itu, jangan lupa membersihkan kutub-kutub aki dari kotoran atau kerak putih.

2.Periksa cairan-cairan pada mobil

Setelah memastikan kondisi aki, periksalah cairan-cairan yang ada pada komponen-kompoen mobil seperti pelumas mesin, minyak rem, serta air radiator.

Volume cairan pelumas mesin harus rutin dipantau, apalagi untuk mobil lawas. Apabila pelumas mesin berkurang, bisa membuat performa kendaraan menurun, bahkan memicu kerusakan piston dan komponen pembakaran yang lainnya.

Demikian halnya dengan air radiator. Pastikan cairan tersebut berada pada batas yang dsarankan. Jika kurang, tambahkan air radiator melalui reservoir tank radiator atau tabung cadangan air radiator. Selain itu, gunakan radiator coolant yang dianjurkan pabrikan agar proses pendinginan mesin berjalan maksimal.

Sedangkan minyak rem selayaknya harus diperiksa karena cairan ini amat penting bagi sistem pengereman. MInyak rem yang berkurang drastis dan berada dibawah ambang normal dapat mengindikasikan terjadinya kebocoran pada sistem pengereman.  Hal yang harus dilakukan adalah segera  bawa mobil ke bengkel terpercaya untuk diperiksa lebih lanjut.

aki mobil

Aki mobil. (hargamobiloke.com)

3. Periksa kondisi ban

Pemilik kendaraan harus memastikan ban masih dalam batas waktu pemakaian dan layak pakai. Tekanan angin ban juga harus sesuai anjuran pabrikan. Selain mengurangi kenyamanan, tekanan angin yang tidak sesuai bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: