Ini tuntutan pelaku industri mobil listrik nasional terhadap pemerintah

Pelaku industri mobil listrik nasional menuntut peran serta pemerintah dalam mendukung apa yang mereka lakukan agar mampu bersaing dengan kompetitor. Tanpa bantuan pemerintah, pelaku industri mobil listrik lokal tak mampu bersaing dengan pemain global.

Sukotjo Herupramono, Ketua Umum Apklibernas mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan supaya proyek mobil listrik bermerek nasional bisa berjalan di Indonesia. Pertama, harus dibuat road map yang jelas.

Kedua, mengatur pasar mobil listrik di Indonesia. Ketiga, ada dukungan riset dan pengembangan teknologi mobil listrik dari pemerintah melalui perguruan tinggi di tanah air. Keempat, perlu dukungan teknologi motor listrik, baterai, hingga stasium pengisian listrik.

Menurut Sukotjo, road map industri mobil listrik nasional bisa dibuat oleh Kementerian Perindustrian yang berisi waktu, dan arah pengembangan mobil listrik nasional. Terkait pengaturan pasar mobil listrik di tanah air, Apklibernas sebagai principal mobil listrik nasional mengajukan tuntutan.

Tuntutannya adalah meminta segmen pasar untuk tenaga motor listrik 75 kWh ke bawah supaya tidak dimasuki pihak luar. “Jadi tersedia pasar yang pasti buat kami,” kata Sukotjo seperti dilansir Kompasotomotif.

Mengapa perlu ada pasar khusus mobil listrik dengan tenaga 75 kWh kebawah? Karena menurut Sukotjo, pada pasar ini, nantinya mobil listrik nasional masih bisa terjangkau konsumen Indonesia. Sedang untuk kapasitas yang lebih besar, bisa dimainkan merek-merek asing.

Muhammad Nur Yuniarto, Kepala Peneliti Kendaraan Listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengatakan, pihak perguruan tinggi sudah melakukan berbagai riset yang dibutuhkan untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Sedan sport listrik Selo

Sedan sport listrik Selo

Komponen-komponen utama yang sudah dihasilkan dari riset yang dilakukan perguruan tinggi itu sebenanrya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku industri untuk bisa dimanfaatkan.

“Jadi riset memang tugasnya perguruan tinggi, tinggal bagaimana hasil ini bisa dimanfaatkan oleh pihak industri. Semua hasil penelitian perguruan tinggi itu milik negara, tinggal dimanfaatkan saja,” ucap Nur

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: