Saat musim hujan, rantai sepeda motor sering kendur. Ini alasannya

Rantai kendaraan cepat kendur dan bahkan putus menjadi salah satu masalah yang sering muncul pada sepeda motor saat musim hujan. Selain faktor alam itu, faktor pengendara sepeda motor juga bisa menyebabkan rantai kendaraan bermasalah.

Beberapa kondisi alam setelah hujan datang bisa menyebabkan rantai sepeda motor kendur seperti genangan air hujan yang tersemprot ke rantai motor bercampur lumpur yang membuat lama lama grease (gemuk) pada rantai berkurang atau bahkan hilang.

Fungsi gemuk selain sebagai pelumas juga menjaga suhu rantai tetap dingin. Namum karena terkena kotoran yang melekat, kedua fungsi gemuk tersebut tidak maksimal berjalan. “Akibatnya rantai panas dan selanjutnya mengendur saat dingin,” kata Abdul Azis Muslim, Service Advisor Yamaha Flagship Shop Jakarta, kepada detikOto.

Faktor cara berkendara pemilik sepeda motor juga berpengaruh terhadap munculnya masalah pada rantai sepeda motor saat musim hujan. Cara berkendara berhenti dan berjalan kembali (stop and go) saat kondisi jalan macet usai hujan reda dapat membuat rantai sepeda motor kendur.

Mengapa? Berkendara dengan cara stop and go membuat seringnya hentakan-hentakan gas motor. Hasilnya rantai motor yang berguna menarik roda sesuai hentakan gas juga mesti bekerja keras.

“Akibatnya rantai motor jadi kendur. Apalagi jika pengendara motor sering harus melewati jalan berlubang, maka pemotor harus sering membetot gas yang artinya menghentak-hentakkan rantai motor sering terjadi,” kata Abdul Azis.

Penyebab lain dari rantai kendur adalah beban berlebihan yang dibawa sepeda motor. Logikanya, beban motor yang berlebihan membuat beban kerja rantai bertambah. Jika setelan rantai pada saat motor membawa beban berlebih, maka rantai motor akan kendur atau bisa saja putus.

Rantai sepeda motor

Rantai sepeda motor. (detikOto)

Karena tingkat ketegangan atau kekecangan yang tinggi, gesekan dengan gigi gir juga semakin besar dan suhu rantai pun memanas.

“Lakukan penyetelan ulang rantai, lakukan pembersihan rantai dari kotoran usai terkena air hujan dan beri pelumas khusus untuk rantai,” saran Abdul Azis.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: