Cara mencuci motor matik jangan pakai cuci steam. Ini alasannya

Tidak seperti cara mencuci sepeda motor jenis bebek atau sporty yang tidak harus memperhatikan penggunaan air secara khusus, mencuci sepeda motor matik dengan airu harus dilakukan dengan hati-hati.

Jika teknik mencuci motor matik dengan air dilakukan terlalu berlebihan, akan mengakibatkan masalah pada beberapa komponen skutik matik, misalnya pada filter fuel pump. “Akibatnya bisa fatal yaitu mesin matik jadi susah dihidupkan,” kata Dadang, Service Advisor Yamaha Persada Motor Pulogadung seperti dilansir dari Otomania.

Diakui Dadang, ia sering menemui komponen filter fuel pump yang bermasalah karena ada air yang masuk ke dalam tangki (pump). Penggunaan air pada filter pompa bensin dengan cara posisi jok skutik dibuka dengan cara penyemprotan air (steaming) yang terlalu kencang juga akan membuat masalah yang lebih besar karena mengakibatkan air masuk ke tangki bensin.

Dadang menyarankan, pencucian skutik jangan dilakukan dengan cara cuci steam atau memberi semburan air yang kencang. Mengapa? Jika air masuk ke filter pompa bensin, akan memunculkan karat dan menyumbat filter.

Akibatnya bensin tidak bisa mengalir ke ruang pembakaran mesin, disamping komponen filter itu sendiri juga akan mengalami kerusakan. Jika pompa bensin mengalami kerusakan, maka harus diganti dengan biaya yang cukup tinggi dimana satu set pompa bensin berharga Rp 456.000.

ilustrasi mencuci matik

ilustrasi mencuci matik.(Wawland)

Sedang biaya pembelian filter baru karena filter yang lama rusak bisa mencapai Rp 70 ribu. Untuk itu, menurut Dadang, pencucian motor skutik atau sepeda motor memang seharusnya hanya dengan lap biasa.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: