Seperti ini cara aman berkendara bagi kaum hawa

Di dalam ilmu berkendara dikenal dengan istilah defensive driving disamping tentu saja skill atau ketrampilan saat mengemudi motor ataupun mobil. Nah bagi pengendara kendaraan wanita, ada satu lagi ilmu berkendara yaitu security driving (berkendara dengan aman).

Defensive driving terkait dengan bagaimana bersikap saat berkendara di jalan raya. Pemahaman tentang berkendara dengan aman (security driving) menurut Justri Pulubuhu, penggagas Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), amat berguna bagi kaum hawa yang berkendara di jalan raya.

Alasannya adalah kaum hawa rentan menjadi sasaran kejahatan di jalan raya apalagi bagi kaum hawa yang mengendarai sepeda motor. Hal-hal yang termasuk dalam security driving pada kaum hawa adalah menghindari barang-barang khas wanita yang dikenakan ataupun dibawa saat berkendara.

Jusri menerangkan, bagi kaum hawa pengendara motor, jauhi warna-warna apparel kendaraan yang bersyfat feminism milsanya celana warna pink,tas, baju atau juga helm. Selain itu, hindari penempatan tas perempuan pada tempat yang terbuka seperti pada dek motor skutik.

Barang-barang lain yang sangat dekat dengan wanita yang dianjurkan untuk tidak digunakan saat berkendara sepeda motor adalah sepatu dengan heels. Jika memang harus membawa sepatu heels, simpan dulu sepatu tersebut di bagasi sepeda motor.

Dan saat berkendara pakai sepatu casual ataupun sneakers yang tidak mencolok.Dengan menggunakan sepatu casual, juga membuat cara berkendara yang nyaman. Berbeda dengan saat berkendara menggunakan sepatu heels.

Kesimpulannya menurut Jusri, sebisa mungkin pengendara perempuan menggunakan pakaian seperti laki-laki agar tidak mencolok terlihat oleh orang lain bahkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

Dengan demikian, pengendara sepeda motor perempuan bisa terhindar dari sasaran tindak kejahatan. Bagian dari security driving bagi pengendara perempuan adalah menggunakan rute jalan yang rawan tindak kejahatan.

pengendara kaum hawa

pengendara kaum hawa. (Heydeerahma)

Seringnya tindak kejahatan yang terjadi pada pengendara di jalan raya adalah pada saat melewati jalan yang minim penerangan atau jalan yang sepi orang. Situasi jalan seperti ini harus dihindari oleh pengendara kaum hawa.

Seperti dilansir dari Otomania, menurut Jusri, orang-orang yang tidak bertanggun jawab secara teori akan memilih korban dengan melihat usia, lalu gender (wanita). “Jadi bagi kaum hawa, perhatikan berkendara dengan sepeda motor yang aman agar terhindar dari penjahat,” kata Jusri seperti dilansir Otomania.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: