Ini risiko memarkir motor dengan standar miring

Memarkir motor dengan memiringkan standar biasanya dilakukan karena pemilik motor hanya memarkir motor sebentar. Namun memarkir motor memakai standar miring ternyata memiliki potensi bahaya sehingga harus berhati-hati.

Bagi pemilik motor yang gemar melakukan parkir motor dengan standar miring, harus memperhatikan sejumlah risiko buruk yang bisa terjadi saat memarkirkan motor dengan cara seperti itu.

Risiko pertama adalah potensi jatuh lebih besar ketimbang menggunakan standar berdiri. Risiko ini muncul karena kadang titik parkir yang ditempati adalah permukaan tidak datar.

Sehingga bisa berakibat standar bisa melipat kembali ke posisi semua karena motor bergerak ke depan. Sudah pasti kalau situasi seperti ini yang terjadi motor akan jatuh dan bodi motor akan rusak.

Risiko kedua adalah komponen motor terutama shockbreaker dan ban akan cepat rusak karena pemilik motor sering menaiki motor tersebut pada saat sedang parkir dengan standar miring. Paling tidak kekuatan shockbreaker dan ban roda akan berkurang kuantitasnya.

Seperti dilansir dari WeloveHonda, dengan beberapa risiko buruk tersebut, maka sebaiknya pemilik motor menghilangkan kebiasaan memarkirkan motor dengan standar miring.

Dan diganti dengan kebiasaan memarkirkan motor dengan standar berdiri. Karena hal itu tentu lebih aman apabila misalnya ketika sudah diparkir berdiri dan motor jadi bisa dijadikan tempat duduk .

Memang banyak orang yang malas untuk memarkir motor dengan standar berdiri karena harus mengeluarkan tenaga. Tapi demi keamanan motor kesayangan, tentu hal itu tidak akan merepotkan.

Cara memarkir motor dengan standar berdiri adalah pastikan terlebih dahulu tanah dibawah sepeda motor cukup kuat menahan beban motor. Hal yang bisa dilakukan adalah mencari tempat yang rata untuk motor agar bisa parkir berdiri.

ilustrasi memarkir motor dengan standar miring

ilustrasi memarkir motor dengan standar miring. (Motorek.wordpress)

Lalul silakan berdiri disisi kiri sepeda motor. Kemudian letakkan tangan kiri di stang kiri, sementara tangan kanan beradai di pegangan motor belakang. Lalu injak standar tengah menggunakan kaki kiri

Kemudian condongkan badan ke arah belakang, sembari menarik motor menggunakan tangan kanan ke arah belakang motor.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: