Begini cara menghadapi pengendara yang tidak tertib

Pengendara yang tidak bisa tertib setiap hari bisa dilihat tidak hanya di jalan-jalan besar tapi juga di jalan-jalan kecil, tidak hanya di kota-kota besar tapi juga di kota sedang dan kecil.

Risiko berhadapan dengan pengendara yang ugal-ugalan memang sangat berbahaya. Mulai dari munculnya emosi tingkat tinggi hingga terjadi kecelakaan antarpengguna jalan raya.

Apa yang harus dilakukan bila harus menemui pengguna jalan raya yang tidak tertib dalam pengendarai kendaraannya?

1. Jangan emosi

Jangan mudah termakan emosi bila harus berurusan dengan pengendara yang tidak tertib saat berkendara. Apalagi sampai harus meladeni tingkah pengemudi jahat itu. Jadi santai dan tetap berusaha menikmat perjalanan.

2. Perhatikan kondisi jalan

Apabila tidak mungkin menyalip, maka jangan menyalip. Tunggu saja saat lalu lintas sepi baru menyalip. Dianjurkan untuk tidak mengikuti kendaraan lain saat mendahului bila berada di jalan raya dengan tingkat kemacetan yang tinggi.

Perlu diketahui bahwa,saat mendahului, tingkat kecepatan masing-masing kendaraan berbeda. Jadi kembali lagi dibutuhkan kesabaran bagi pengemudi.

Ilustrasi jalan macet

Ilustrasi jalan macet. (Toyotaastra.co.id)

3. Mengontrol tingkat emosi

Dari hari ke hari, semakin banyak masalah yang terjadi di jalan raya misalnya kemacetan, pengendara kendaraan yang ugal-ugalan, kecelakaan, dll. Hal itu tentu sudah menjadi pemahaman umum bagi pemilik kendaraan yang ingin berkendara di jalan raya.

Jadi kesabaran tinggi dalam berkendaraan sangatlah diperlukan. Kemampuan mengontrol tingkat emosi adalah salah satu kunci keselamatan berkendara di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: