Bagaimana sih cara setel rantai motor yang benar?

Melihat fungsinya sebagai pengantar tenaga yang dihasilkan mesin menuju ke roda dengan melewati gear, membuat rantai pada motor merupakan salah satu komponen yang vital. Namun, para pemilik motor non-matic seringkali kurang memperdulikan kondisi rantai. Padahal, keberadaan rantai ikut mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Lebih dari itu, rantai juga sama dengan komponen lain, butuh perawatan yang rutin agar awet dan bekerja dengan maksimal. Karena umur rantai tidak hanya tergantung dari jarak tempuh saja, tetapi juga dari perawatan serta cara penggunaan.

rantai-setting5dr

Rantai yang rusak dan dipaksakan pemakaiannya, akan menular pada gear, sehingga gear cepat aus dan ujungnya menjadi tajam. Hal inilah yang menjadikan rantai putus saat motor berjalan. Parahnya, rantai yang lepas tersebut dapat mengunci ban, sehingga motor berhenti mendadak, dan berisiko terhadap terjadinya kecelakaan.

Untuk itulah rantai harus diberi pelumas jika sudah terlihat mulai kering, dan kondisi setelan harus rajin diperiksa, agar kekencangan rantai senantiasa terjaga. Jika rantai sudah waktunya diganti, sebaiknya gear setnya juga ikut diganti. Tujuannya agar rantai tidak cepat rusak karena gear lama yang kerjanya sudah tidak lagi maksimal akibat gesekan yang terjadi dengan rantai sebelumnya.

Untuk penyetelan rantai, jangan hanya disaat melakukan service di bengkel saja, karena jarak tempuh yang dilalui motor dan cara mengendarai motor sangat berpengaruh terhadap kekencangan rantai. Besar kemungkinan rantai sudah harus disetel ulang sebelum tiba waktunya dilakukan service rutin.

Untuk menyetel rantai, usahakan agar tidak terlalu kencang, tapi juga tidak terlalu kendur. Jika disetel terlalu kencang, rantai akan mudah putus saat motor dipakai berakselerasi. Sebaliknya, jika disetel terlalu kendur, rantai akan mudah terlepas dari gear. Selain itu, rantai kendur juga berdampak pada borosnya pemakaian BBM.

Menyetel rantai yang benar adalah dengan mengikuti jarak pada swing arm. Jarak itu sendiri pada setiap motor memang berbeda, tetapi secara umum ketegangan rantai sekitar 3 cm dari jarak renggang pada saat rantai ditekan.

Jika Anda masih belum yakin dengan hasil setelan, lakukan uji coba dengan menjalankan sepeda motor. Jika rantai terlalu kendur, maka akan menimbulkan suara sedikit berisik, selain itu pada saat dipakai berakselerasi, akan terasa adanya getaran. Sebaliknya, jika rantai disetel terlalu kencang, akan terasa adanya getaran pada bagian footstep.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: