Deteksi masalah pada motor cukup lewat busi

Busi yang berfungsi dalam sistem pengapian adalah komponen vital bagi sepeda motor. Lewat busi, gambaran tentang kinerja pembakaran sepeda motor akan dapat diketahui. Selain itu, kerusakan yang terjadi pada motor juga dapat dideteksi.

Caranya, dengan melihat warna elektroda busi yang ujungnya selalu ditempatkan pada ruang bakar. Mengapa hanya dengan melihat warna elektroda, beberapa permasalahan serta kerusakan motor bisa diketahui? Hal tersebut terkait dengan sistem kerja busi itu sendiri.

arantan-busi-ok

Dalam sistem kerjanya, busi mendapatkan tegangan listrik ribuan volt dari koil pengapian, dan dengan percikan elektrik yang dikeluarkannya, busi akan membakar bensin yang sebelumnya dikompres oleh piston. Koil pengapian memberikan tegangan listrik pada busi melalui kabel yang tersambung ke elektroda busi serta lewat ground yang terdapat di bagian bawah busi. Tegangan listrik itulah yang memunculkan percikan elektrik di dalam silinder.

Dengan melihat sistem kerja dari busi itulah menjadi cukup alasan jika beberapa permasalahan dan kerusakan sepeda motor dapat diketahui cukup hanya dengan melihat warna dari elektroda busi. Caranya? Sudah barang tentu dengan melepas busi dari tempatnya terlebih dahulu, kemudian memeriksa warna dari elektroda busi.

Sepeda motor dengan sistem pembakaran yang optimal, busi yang digunakan akan memiliki warna elektroda merah bata atau kecoklat-coklatan. Sehingga jika ada gangguan pada sepeda motor tersebut, bisa dipastikan tidak ada kaitannya dengan sistem pembakaran. Sebaliknya, jika warnanya berbeda, maka periksa terlebih dahulu bagian motor yang berkaitan dengan sistem pembakaran, sebelum memeriksa bagian yang lain.

Jika elektroda warnanya menghitam, hal tersebut merupakan pertanda bahwa terjadi ketidakseimbangan antara campuran udara dengan bensin. Pada umumnya komposisi bensin yang lebih besar, sehingga menyebabkan pemakaian bahan bakar meningkat atau boros.

Hal yang sdama juga terjadi jika elektroda warnanya memutih. Perbedaannya, pada kasus ini komposisi udara jauh lebih banyak dibandingkan bensin. Dampaknya, motor akan lebih mudah panas sehingga dapat mempercepat rusaknya komponen yang terdapat di dalam mesin.

Kondisi yang paling berbahaya bagi sepeda motor adalah jika elektroda berwarna hitam dan penuh dengan oli. Karena hal tersebut menandakan bahwa ruang bakar telah kemasukan oli disebabkan kondisi piston yang sudah jelek atau terjadi baret pada liner piston. Oli yang masuk ke ruang mesin tersebut, selain membuat motor tidak bertenaga, juga mengeluarkan kebulan asap putih.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: