Ninja H2R gagal masuk Indonesia, ternyata ini alasannya

Saat diperkenalkan untuk pertama kalinya di Sirkuit Internasional Sentul 16 Januari 2015 yang lalu, animo masyarakat Indonesia tersedot oleh tampilan 2 motor yang didatangkan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Besarnya animo masyarakat tersebut, selain disebabkan karena tampilan Ninja H2 dan H2R yang garang juga karena kedua motor Kawasaki ini memiliki mesin yang gahar. Bahkan, H2R diklaim sebagai salah satu motor tercepat di dunia!

Namun sayang, motor tercepat yang diperkenalkan di dunia untuk pertamakalinya pada ajang Intermot 2014 di Cologne Jerman tersebut tidak bisa dipasarkan Indonesia. Ninja H2R yang memiliki tenaga mencapai 300 tk ini batal dijual di Indonesia karena tidak lolos saat mengikuti uji tipe yang dilakukan Kementrian Perindustrian.

Ninja H2R

Penyebab kegagalan itu menurut Deputy Head Sales and Promotion PT KMI, Michael Chandra Tanadhi disebabkan karena motor berbandrol Rp. 1 milyar tersebut lampu dan spionnya tidak sesuai dengan standar Indonesia. Padahal untuk bisa dijual di Indonesia, seluruh kelengkapan kendaraan harus sesuai dengan standar.

Berbeda dengan saudaranya, Ninja H2 saat ini sudah terjual sebanyak 23 unit dan semuanya sudah dikirim ke tangan para pemesan yang membayarnya seharga Rp. 580 juta. Untuk para pemesan baru, berlaku pula harga baru yang sejak 29 Mei lalu naik menjadi Rp. 610 juta on the road Jakarta.

Kenaikan tersebut disebabkan karena naiknya pajak penghasilan impor (PPH) yang diberlakukan pemerintah. Mereka yang indenpun juga harus bersabar menunggu datangnya barang selama kurang lebih 3 bulan, karena pihak prinsipal masih harus memenuhi pesanan dari seluruh penjuru dunia.

Jika dibandingkan dengan H2R, mesin yang dimiliki Ninja H2 memang masih kalah jauh. Namun jika diadu dengan motor sport lainnya yang dipasarkan di Indonesia, H2 dipastikan tidak akan kalah, karena motor ini dilengkapi dengan mesin 988 cc, DOHC, yang memiliki 4 silinder serta supercharger dengan tenaga yang dihasilkan mencapai 200 tk.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: