Sop Buntut Bu Ugi Tawangmangu

SOLORAYA.COM – Sepintas, tidak ada yang istimewa dari warung Sop Buntut Bu Ugi di kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Bangunannya, layaknya warung makan tradisional pada umumnya, tidak ada kesan mewah dari arsitektur bangunan maupun interiornya. Hanya sejumlah bangku dan meja panjang yang ditata berjajar sebagai tempat duduk tamu yang ingin melepas rasa lapar.

Warung sop buntut Bu Ugi.

Warung sop buntut Bu Ugi. (eatinguntildiee.blogspot.com)

Wisata Kuliner: Sop Buntut Bu Ugi

Wisata Kuliner: Sop Buntut Bu Ugi (pasukan mentimun.blogspot.com)

Lokasi warung tersebut di Jalan Kalisoro KM 3, Tawangmangu, Karanganyar, terbilang jauh dari pusat kota Karanganyar karena berada di kaki gunung lawu. Butuh waktu sekitar 45 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor dari pusat kota, untuk mencapai warung tersebut. Namun, siapa sangka, menu sop buntut di warung tersebut diminati semua kalangan mulai dari masyarakat biasa, artis, para pejabat, bahkan Presiden RI pun pernah mencicipi kelezatan Sop Buntut Bu Ugi.

Nama Warung Bu Ugi, bukan diambil dari nama pemiliknya, melainkan dari nama Sugiyono Ugi, anak pertama dari pemilik warung. Warung yang pertama kali buka pada tahun 1965 itu, milik Jami Sutrisno yang kini usianya sudah 83 tahun. Meski dari segi usia sudah terbilang uzur, namun Jami masih kuat memasak dan menyajikan masakan sop buntut andalannya.

Kelezatan kuah kaldu daging sapi dengan bumbu rempah-rempah, dipadu dengan isi daging sapi dan sayur-sayuran itu tak disangka digemari mantan Presiden RI, Soeharto dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. “Kalau Pak Harto sudah beberapa kali ke sini, dulu. Lalu Presiden Gus Dur juga pernah mencicipi sop buntut di sini,” kata Sugiyono Ugi saat ditemui di warungnya, Minggu (25/08/2013).

Saat pertama kali membuka usaha warungnya, belum ada menu andalan Sop Buntut yang membuat nama warung tersebut terkenal. “Pertama kali jualannya pecel,” jelas Ugi. Beberapa jenis makanan lain pun pernah dicoba, mulai dari gulai sapi, garang asem dan sambal goreng.

Baru pada tahun 1980, pemilik warung mencoba menyajikan menu baru, berupa Sop Buntut. Hingga akhirnya, sampai saat ini, hanya ada tiga jenis makanan yang disediakan pengelola warung, yakni Sop Buntut, Pecel dan Garang Asem. “Paling diminati ya menu Sop Buntut. Kalau pas lagi ramai, bisa lebih dari 100 mangkok Sop Buntut yang terjual,” akunya.

Untuk menikmati semangkuk sop buntut, sepiring nasi dan segelas teh manis, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 25 ribu. Warung tersebut, sudah mulai buka pada pukul 06.00 WIB dan tutup pada pukul 19.00 WIB. “Ini aturan yang tidak boleh dilanggar. Bukanya harus tepat waktu dan tutupnya juga harus tepat waktu. Ayah saya yang membuat aturan itu,” tuturnya.

Akses menuju Tawangmangu, paling mudah berangkat dari Kota Solo dengan menumpang bus. Beberapa bus yang melayani trayek Solo – Tawangmangu di antaranya Langsung Jaya, restu Jaya, Rukun Sayur dan Setia Usaha dengan harga tiket Rp 10 ribu. Bus berangkat dari Terminal Tirtonadi Solo, melewati beberapa terminal kecil di Palur, Jaten, Kabupatemn Karanganyar, Karangpandan dan berakhir di Tawangmangu. Untuk mencapai warung Bu Ugi, dari Terminal Tawangmangu bisa dilanjutkan dengan menumpang angkot dengan tarif Rp 3 ribu.

Selain menikmati kelezatan sop buntut Bu Ugi, beberapa kuliner lain juga wajib di jajal, di antaranya sate kelinci dan molen tawangmangu yang semuanya bisa didapat di Pasar Tawangmangu, tak jauh dari Terminal Tawangmangu. Wisatawan juga bisa menikmati permainan di Taman Balekambang Tawangmangu atau menikmati keindahan air terjun Grojogan Sewu di kawasan wisata itu. Jika ingin menginap, tak perlu bingung karena tersedia puluhan penginapan mulai kelas losmen seharga Rp 50 ribu semalam hingga kelas hotel bertarif sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu permalamnya. (Ade Rizal)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: