Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif

Nama lengkapnya Lo Siaw Ging, namun ia lebih dikenal dengan panggilan dokter Lo. Di Solo, Jawa Tengah, dokter keturunan Tionghoa berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, tapi juga karena ia tidak pernah meminta bayaran dari pasiennya.

Dokter Lo (Foto: soloraya.com)
Dokter Lo (Foto: soloraya.com d/h solografi.com)

Setiap hari, kecuali Minggu, puluhan pasien antre di ruang tunggu prakteknya. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai tukang becak, pedagang kaki lima, buruh pabrik, karyawan swasta, pegawai negeri, hingga pengusaha. Pasiennya tidak hanya datang dari Solo, tetapi juga kota-kota di sekitarnya, seperti Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri.

Dokter Lo menjadi istimewa karena tidak pernah memasang tarif. Ia juga tak pernah membedakan pasien kaya dan miskin. Ia justru marah jika ada pasien yang menanyakan ongkos periksa padahal ia tidak punya uang. Bahkan, selain membebaskan biaya periksa, tak jarang Lo juga membantu pasien yang tidak mampu menebus resep. Ia akan menuliskan resep dan meminta pasien mengambil obat ke apotek tanpa harus membayar. Pada setiap akhir bulan, pihak apotek yang akan menagih harga obat kepada sang dokter.

Perlakuan ini bukan hanya untuk pasien yang periksa di tempat prakteknya, tapi juga untuk pasien-pasien rawat inap di rumah sakit tempatnya bekerja, RS Kasih Ibu. Alhasil, Lo harus membayar tagihan resep antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta setiap bulan. Jika biaya perawatan pasien cukup besar, misalnya, harus menjalani operasi, Lo tidak menyerah. Ia akan turun sendiri untuk mencari donatur. Bukan sembarang donatur, sebab hanya donatur yang bersedia tidak disebutkan namanya yang akan didatangi Lo.

“Beruntung masih banyak yang percaya dengan saya, ” kata dia.

Di mata pasien tidak mampu, Lo memang bagaikan malaikat penolong. Ia  menjungkirbalikan logika tentang biaya kesehatan yang selama ini sering tak terjangkau oleh pasien miskin. Apa yang dilakukan Lo juga seperti membantah idiom “orang miskin dilarang sakit”.

“Saya tahu pasien mana yang mampu membayar dan tidak.  Untuk apa mereka membayar ongkos dokter dan obat kalau setelah itu tidak bisa membeli beras? Kasihan kalau anak-anaknya tidak bisa makan, ” kata dia.

Gaya bicaranya tegas cenderung galak. Tidak jarang ia memarahi pasien yang menganggap enteng penyakit. Ia bercerita pernah benar-benar sangat marah kepada seorang ibu karena baru membawa anaknya ke ruang prakteknya setelah mengalami panas tinggi selama empat hari.

“Sampai sekarang masih banyak orang yang bersikap seperti itu. Memangnya penyakit itu bisa sembuh dengan sendirinya. Kalau sakit ya harus segera dibawa ke dokter. Jangan melakukan diagnosa sendiri, ” ujar anak ke 3 dari 5 bersaudara itu.

Toh meski galak, Lo tetap dicintai. Ia menjadi rujukan berobat terutama bagi mereka yang tidak  mampu. Namun dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini merasa apa yang ia lakukan bukan sesuatu yang luar biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Tugas dokter itu menolong pasiennya agar sehat kembali. Apa pun caranya. Saya hanya membantu mereka yang membutuhkan pertolongan dokter. Tidak ada yang istimewa, ” ujar dokter yang buka praktek di rumahnya, Kampung Jagalan, Jebres, Solo.

Dokter Sederhana

Lahir di Magelang, 16 Agustus 1934, Lo tumbuh dalam sebuah keluarga pengusaha tembakau yang moderat. Orang tuanya, Lo Ban Tjiang dan Liem Hwat Nio, memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih apa yang dinginkan. Salah satunya adalah ketika Lo ingin melanjutkan SMA ke Semarang, karena dia menganggap tidak ada SMA yang kualitasnya bagus di Magelang ketika itu.

Setamat SMA, Lo menyatakan keinginannya untuk kuliah di kedokteran. Ketika itu, ayahnya hanya berpesan jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter. Rupanya, nasehat itu sangat membekas di hati Lo. Maksud nasehat itu, menurut Lo, seorang dokter tidak boleh mengejar materi semata karena tugas dokter adalah membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Kalau hanya ingin mengejar keuntungan, lebih baik menjadi pedagang. .

”Jadi siapa pun pasien yang datang ke sini, miskin atau kaya, saya harus melayani dengan baik. Membantu membantu orang itu tidak boleh membeda-bedakan. Semuanya harus dilakukan dengan ikhlas. Profesi dokter itu menolong orang sakit, bukan menjual obat, ” ujar suami dari Gan May Kwee ini.

Menjadi dokter sejak 1963, Lo mengawali karir dokternya di poliklinik Tsi Sheng Yuan milik Dr Oen Boen Ing (19031982), seorang dokter legendaris di Solo. Pada masa orde baru, poliklinik ini berkembang menjadi RS Panti Kosala, dan kini berganti nama menjadi RS Dr Oen.

Selain dari ayahnya, Lo mengaku banyak belajar dari Dr Oen. Selama 15 tahun bekerja pada seniornya itu, Lo mengerti benar bagaimana seharusnya menjadi seorang dokter.

”Dia tidak hanya pintar mengobati, tetapi juga sederhana dan jiwa sosialnya luar biasa, ” kata mantan Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo.

Apa yang dikatakan Lo tentang membantu siapa pun yang membutuhkan itu bukanlah omong kosong. Ketika terjadi kerusuhan Mei 1998 lalu misalnya, Lo tetap buka praktek. Padahal para tetangganya meminta agar dia tutup karena situasi berbahaya, terutama bagi warga keturunan Tionghoa. Namun, Lo tetap menerima pasien yang datang. Para tetangga yang khawatir akhirnya beramai-ramai menjaga rumah Lo.

“Banyak yang butuh pertolongan, termasuk korban kerusuhan, masak saya tolak. Kalau semua dokter tutup siapa yang akan menolong mereka?” kata Lo yang juga lulusan Managemen Administrasi Rumah Sakit (MARS) dari Universitas Indonesia.

Hingga kerusuhan berakhir dan situasi kembali aman, rumah Lo tidak pernah tersentuh oleh para perusuh. Padahal rumah-rumah di sekitarnya banyak yang dijarah dan dibakar.

Kini, meski usianya sudah hampir 80 tahun, Lo tidak mengurangi waktunya untuk tetap melayani pasien. Setiap hari, mulai pukul 06. . 00 sampai 08. 00, dia praktek di rumahnya. Selanjutnya, pukul 09. 00 hingga pukul 14. 00, Lo menemui para pasiennya di RS Kasih Ibu. Setelah istirahat dua jam, ia kembali buka praktek di rumahnya sampai pukul 20. 00.

“Selama saya masih kuat, saya belum akan pensiun. Menjadi dokter itu baru pensiun kalau sudah tidak bisa apa-apa. Kepuasan bagi saya bisa membantu sesama, dan itu tidak bisa dibayar dengan uang, ” ujar dokter yang sejak beberapa tahun lalu berjalan dengan bantuan tongkat ini.

Menurut Lo, istrinya memiliki peran besar terhadap apa yang ia lakukan. Tanpa perempuan itu, kata Lo, ia tidak akan bisa melakukan semuanya.

“Dia perempuan luar biasa. Saya beruntung menjadi suaminya, ” ujar Lo tentang perempuan yang ia nikahi tahun 1968 itu.

Puluhan tahun menjadi dokter, dan bahkan pernah menjadi direktur sebuah rumah sakit besar, kehidupan Lo tetap sederhana. Bersama istrinya, ia tinggal di rumah tua yang relatif tidak berubah sejak awal dibangun, kecuali hanya diperbarui catnya. Bukan rumah yang megah dan bertingkat seperti umumnya rumah dokter.

“Rumah ini sudah cukup besar untuk kami berdua. Kalau ada penghasilan lebih, biarlah itu untuk mereka yang membutuhkan. Kebutuhan kami hanya makan. Bisa sehat sampai usia seperti sekarang ini saja, saya sudah sangat bersyukur. Semakin panjang usia, semakin banyak kesempatan kita untuk membantu orang lain, ” kata Lo yang selama 43 tahun perikahannya dengan Gan May Kwee tidak dikaruniai anak.

Di tengah biaya obat-obatan yang mahal, pelayanan rumah sakit yang sering menjengkelkan,  dan dokter yang lebih sering mengutamakan materi, keberadaan Lo memang seperti embun yang menyejukkan. Rasanya, sekarang ini tidak banyak dokter seperti Dr Lo.

Menengok sejarah Solo, yang dalam perjalanan waktu penuh intrik, peperangan dan kerusuhan, Dr Lo bagaikan oase di tengah gurun  nan gersang, (Ganug Nugroho Adi)

291 Comments

  1. ya ampun, mulia sekali… sampai berkaca-kaca membacanya. Semoga dr. Lo dan istri mendapat banyak berkat, kebahagiaan dan kesehatan. Semoga menjadi inspirasi bagi banyak orang.

    • Info… alamatnya saya lupa. Kalo tau tempat penyembelihan sapi/abotair. Deket situ. Tanya aja orang daerah situ pasti tau… (boso solone cdak daerah kandang pitik. B-) )

      • Jagalan Solo, tempat pembelihan hewan ke selatan kira2 200m. nanti kanan jalan / barat jalan depan counter HP / pulsa beliau buka praktek…

  2. Saat kecil banyak dari kita yg bercita2 menjadi dokter dgn motivasi bisa mengobati orang lain,,

    begitu lulus SMA banyak mereka yang dipaksa orang tuanya kuliah kedokteran dengan alasan ‘dokter itu uangnya banyak’

    🙂

  3. Luar biasa, lanjutkan Pak Dokter, semoga tetap bertahan, dan tetap disayangi oleh setiap orang-orang di sekitar, rejeki tetap terjaga, Amin…

  4. semoga bisa dicontoh, kita semua dimana hidup ini harus bisa menjadi bermanfaat untuk sesama bisa membantu sama yang membutuhkan sesuai yang kita miliki.dan yang bisa kita lakukan..Salam dan semoga Panjang umur selalu sehat Dr Lo.

  5. Kalau benar apa adanya seperti di dalam artikel ini dr. Lo Siaw Ging mengabdikan hidupnya, biarlah tets air mata kebanggaan saya saat membaca artikel ini menjadi bekalnya di hadapan Tuhan nanti

  6. Tadi pagi saya nonton satu video rusia yang intinya menyimpulkan bahwa masih ada harapan bagi dunia ini. Dan ketika baca artikel ini, saya kembali berkata: “Masih ada harapan bagi Indonesia.”

  7. mog jadi inpirasi bagi generasi di dunia ke dokteran n kit semua tanpa pengecualian ap yg kit mampulakukn tuk kehidupn sosial .. 1001 alasan sebenarnya kit tu kaya

  8. salut untuk Dr Lo Siaw Ging….di Bandung, ada juga seorang Dokter yang bernama Tjio Wie Koei (82 tahun), mungkin juga senior Dr Lo di Airlangga……saat ini masih praktek, kalo praktek naik angkot, kalo hari Minggu/libur menunjungi pasien2nya dengan naik sepeda…..saya ingat, ketika saya masih SMP dan setiap dibawa berobat oleh Ibu saya ke Dr Tjio, Dr Tjio selalu menolak pembayaran dan berkata : uangnya untuk beli susu saja Bu….Dr Tjio pernah cuti praktek 3 bulan, karena ijin prakteknya habis dan belum keluar perpanjangannya….beliau tidak mau memperpanjang ijin prakteknya dengan harus memberi uang, sehingga perpanjangannya keluar terlambat sampai berbulan-bulan…..di saat, dokter2 di Indonesia mendapat sorotan karena materialistis, ternyata masih ada dokter2 yang berbudi luhur….

  9. Tanpa mengurangi rasa hormat dan respek terhadap dr. Lo dan Istri, saya harus jujur katakan bahwa berita kemurahan hati dokter Lo terhadap pasien-pasiennya kembali mencuat karena terjadinya kasus dugaan malpraktik yang dilakukan oleh 3 dokter kandungan di manado seolha-olah dokter Lo dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh ketiga dokter tersebut. menurut saya ini menjadi tidak adil, karena kisah dokter Lo sudah lama ada dan mengapa tidak mencuat dari dulu. Berikutnya, mengapa dengan munculnya figur dokter Lo, mengapa seolah-olah hanya profesi dokter saja yang harus berkorban seperti dokter Lo? mengapa tidak semua profesi saja mencontoh apa yang dilakukan dokter Lo?

    Semoga ini menjadi penyeimbang bagi kita,
    Salam Seimbang

    • Kisah dr Lo kita angkat tidak ada kaitan atau muatan politis. Ini hanya masalah moral.
      Kalau saat ini diangkat, juga tidak menunggu momen apa-apa tetapi karena sampai detik ini dr Lo masih hidup dan SOLORAYA.COM memang mencoba mengangkat nama-nama dan sosok unggul di bidang masing-masing di kawasan Soloraya.
      Soal apakah berita ini seimbang atau tidak, itu tergantung subyektivitas kita masing-masing.
      Apakah hal yang Anda sampaikan merupakan pengimbang atau justru sebaliknya, pembaca yang akan menilainya.
      Terima kasih dan salam.
      ==solografi.com==

  10. Inilah dokter yang seharusnya menjadi teladan bagi semua dokter diseluruh dunia terutama di negara yang maju. Sumpah dokter adalah membantu yang sakit dan tidak ada embel2 sesuai sesuai kemapuan membayar.

    • seorang dokter yg memiliki hati yg mulia, bagaikan malaikat TUHAN tuk menolong sesama , apapun yg dr Lo perbuat, dia sdh melakukan untuk TUHAN, dan pasti TUHAN akan memberkati dia , seperti apa yg ditabur itupun akan dituainya.

  11. saat banyak media menghadirkan berita miring kebobrokan bangsa ini, semoga secuil media yg secara lugas menghadirkan kisah para dermawan, mampu memberikan angin segar utk panutan.

    thanks solografi.com

  12. Seandainya banyak dokter seperti itu di negeri ini, ibarat penyakit sudah berkurang.
    Salut dan hormat atas pengabdian Dr. Lo disana. Semoga Tuhan selalu memberi kesehatan dan kebahagian untuk nya.

  13. Pertama kali tau Dr. Lo ini dari koran Kompas, masuk di rubrik Sosok waktu itu. Dari apa yg dilakukannya puluhan tahun hingga hari ini, Dr. Lo adalah dokter sebenarnya. Semoga ada sedikit dokter-dokter diluar sana ya bisa mengikutinya. May God bless him.

  14. Ini dokterku… mengisi ceritaku di waktu kecil… seminggu sekali ak ketemu pak Lo. Dimarahi trus… dulu mikirnya pak Lo galak, tapi skr αкυ cuma bisa bilang trimakasi pak Lo… sehat selalu pak… berkatmu asmaku sembuh ngk pernah kambuh lagi ampe skr αкυ 29th… trimakasih pak..

  15. Setamat SMA, Lo menyatakan keinginannya untuk kuliah di kedokteran. Ketika itu, ayahnya hanya berpesan jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter—>tapi kenyataaan sekarang banyak dokter yang berdagang.. sangat beruntung masih ada dokter semacam ini.. bicara dengan hati..

  16. Sebaik-baiknya manusia, manusia yang membawa banyak manfaat bagi lingkungannya. Semoga Dr Lo dan istri diberi umur yang panjang sehingga dapat terus bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi yg hidup…
    Untuk penulis, mohon dapat kontak telp atau alamat Dr Lo. Matur suwun…

  17. Puji Tuhan sekali membaca artikel ini,sy sangat terharu dan bahagia,ternyata masih ada sosok orang tua yg msh bermanfaat bagi sesama. Saya Muk Na,merasa ikut senang atas usaha dokter. Kiranya dr diberkati dan bersukacita senantiasa bersama istri dlm menjadi dokter dan membantu orang banyak. Gbu.

  18. ya… Allah ternyata masih ada orang sebaik dan semulia Engkong Lo Siaw Ging.terima kasih ya Allah telah Engkau turunkan beliau di bumi ini…semoga Engkong panjang umur dan sehat selalu agar bisa banyak menolong orang miskin dan semua amal kebaikannya dibalah oleh Allah amin..amin…amin…

  19. Sampai merinding bacanya. Your are the real hero Dok….Semoga panjang umur dan terus diberi kesehatan untuk menolong kaum papa. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh dokter di Indonesia

  20. Hingga kerusuhan berakhir dan situasi kembali aman, rumah Lo tidak pernah tersentuh oleh para perusuh. Padahal rumah-rumah di sekitarnya banyak yang dijarah dan dibakar.

    Tuhan Bekerja dalam kehidupan beliau, Meskipun dalam bahaya apapun Rumah Dokter Lo Tetap aman .

  21. Ini baru saya nyatakan dr beneran…yang selalu memenuhi sumpah profesi ya. Benar benarmenolong…….salut ane,harusnya dokter dokter kayak gini yang berhak mendapatkan penghargaan dari pemerintah

  22. @ robin permana saputra : hei xxxx….dibaca baru komentar….buat Dr.Lo tetap sehat terus..bantulah kaum yg membuthkan pertolongan…

  23. dr lo memang sosok yang hebat dia tidak mengumpulkan harta dunia tetapi mgumpulkan harta sorgawi.., ia abdikan hidupnya untuk kemanusiaan melalui sentuhan tangan kasihnya banyak orang terselamatkan… masih adakah dokter yang lain segambar dengan dokter ko ini….

  24. Menurutku berita ini diluncurkan pada momen yang tepat. Saat semua orang sibuk mengikuti kasus 3 dokter mal prektek di Manado, kita harus tahu bahwa di derah lain ada dokter yang baik hati, tidak materialistis. Saat kita disibukkan dengan berita korupsi Akil Mukhtar, kita juga harus ingat ada MK lain yang sukses menjaga integritasnya, yaitu Mahfudz MD. Sehingga kita tetap mempunyai Hope. Tidak merasa pesimis dengan bangsa ini..

  25. semoga para dokter membaca artikel ini dan tak mau kalah berbuat baik untuk para pasiennya, seperti yang telah dilakukan oleh dokter Lo

  26. salut utk ketulusan beliau. smg ALLAH SWT memberikan kasihsayangNYA pd beliau n istri, jg org tuanya yg sdh menanamkan rasa tggjwb pd sesama. bgt jg tuk dr oen. amin…yra.
    hormat ananda…

  27. luar biasa.semoga jejak pak dokter dpt di ikuti oleh dokter2 skrg..membantu sesama tanpa membedakan si miskin dan si kaya.Sehat selalu pak dokter.
    ijin share ya min.

  28. Tenyata jaman sekarang ini masih ada seorang dokter yg berhati mulia, semoga dokter lo diberikan kesehatan dan umur panjang. Supaya menjadi contoh kepada dokter2 muda sekarang ini. Yg saya tau dokter sekarang kebayakan berdagang, bukan memnbantu, malah gak ada uang gak di tolong sama sekali.

  29. Saya pernah berobat ke dokter yg buka praktek di Jl. Setiabudi, deket terminal Tirtonadi, sayang saya lupa siapa namanya. Beliau keturunan Tionghoa juga. Cukup bayar 20 ribu saja untuk biaya konsultasinya. Obat yang diresepkan juga tidak mahal dan manjur. Cukup sekali berobat sudah sembuh. Semoga makin banyak dokter seperti mereka. 🙂

  30. jadi seorang dokter kalau menjadi panggilan hati memang beda dengan, keingginan diri, mudah koq membedakannya conotnya dr. Lo ini dengan dokter yang inginnya dibela karena dia menjadi seorang dokter . . . . . .

  31. Dulu ketika masih kuliah di solo saya pernah berobat ke dokter Lo, waktu tanya berapa saya harus bayar malah dijawab :”memang kamu punya duit?” Bener2 orang baik dia..

  32. syukurlah masih ada Dokter yang benar-benar memperhatikan kesehatan pasiennya tanpa pandang bulu ^_^
    semoga sehat selalu dengan istri dan panjang umur Dokter Lo, aamiin.

  33. karakternya mirip seperti dosen saya dr.Prasetya Hudaya, beliau juga dari Solo sudah sepuh tapi semangat mengajar dan disiplinnya tinggi. buka praktekdi daerah gading,Solo

  34. Dr. Lo Siaw Ging Is The Best…… Semoga akan lebih banyak lagi Dokter yang seperti beliau, yang mau berdedikasi buat siapa saja dengan tidak memandang status sosial. Yang dengan ikhlas dalam profesinya. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan Dr. Lo Siaw Ging.

  35. dulu pernah periksa disitu, waktu masih nunggu antrian, beberapa kali aku denger pasien dimarah-marahin. yang terdengar dari balik pintu: “memangnya kamu udah kaya, mau bayar ongkos berobat!. sudah sana buat bayar obat di apotek!” itu yang pertama, lalu ada yang lain lagi: “ini mamanya mana, kok engga ikut nganter anaknya sakit panas tinggi gini!!??!”. dr. Lo itu sangat care ama pasien, terutama anak-anak, jadi kalo anak sakit, tapi yang nganter papa nya, kena marah deh… :p
    waktu itu juga saya sakit panas tinggi, diagnosis dr. Lo itu tepat banget loh…tanganku langsung dipasang alat tensi di bagian lengan, di diemin sampe kesemutan, langsung tau deh penyakitku, yaitu demam berdarah.. :p
    itu sebagian kecil dari apa yang saya dengar dan alami waktu itu… 🙂

  36. Beliau adalah sosok pengabdi yang sejati,
    Beginilah seharusnya dokter2 bersikap,,
    Tapi sayang sekali, seorang dokter berkarakter baik seperti beliau tidak diberikan keturunan..
    Andai beliau punya keturunan, mungkin akan dr. Lo, dr. Lo berikutnya yg akan menjadi lentera di tengah2 kelamnya dunia kesehatan di Indonesia.. 😀
    #salute

  37. Artikel diatas sepenuhnya benar. Kebetulan dr. Lo adalah dokter saya waktu sy masih kecil saat masih di solo. Beliau super galak. Galak dalam hal positif tentunya. Sy pernah dimarahi habis2an gara2 sy ga ngaku klo masih sering minum es padahal sakit sy belum benar2 sembuh, hehehehee..
    Orang tua sy jg pernah dimarahin habis2an, gara2 ibu sy nanya soal berapa dan dimana harus bayar untuk biaya pengobatan sy.
    Semoga beliau selalu diberikan kebahagian, umur panjang, kebaikan dan ketulusan hati, dan semangat pengabdian dokter yg ga pernah luntur dari Allah SWT.
    Semoga dokter2 yg laen bisa mencontoh beliau, “Jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Jika ingin berdagang jangan jadi dokter.” Jleeeebbbb,,kena banget nasehatnya..

  38. Saya bukan seorang Dokter, tapi apa yang dilakukan dr. Lo mengajarkan kepada saya apa artinya hidup, yaitu untuk berbagi dan berbuat untuk orang lain selama kita diberikan kekuatan dan kemampuan oleh Tuhan. Terima kasih dr. Lo, Tuhan lah yang akan membalas perbuatanmu, lebih dari apa yang dapa kami lihat secara jasmani di masa kini.

  39. salut dan respect sama Dr. Lo. ini dokter yang patut dicontoh oleh dokter2 lain, jaman sekarang mah dokter kebanyakan fokus nyari duit, bukan nyembuhin orang. Orang uda sekarat pas dibawa ke rumah sakit, mesti melakukan pembayaran dulu, lah kalo ga ada duit, lantas dibiarin mati gitu? ckckck. Sehat selalu ya Dr. Lo, mantapp

  40. benar benar dokter berjiwa mulia……ga kaya dokter sekaranx yang XXXXX dan lebih mentingin orang kaya dari pada nyawa orang miskin……….

    Catatan redaksi:
    Tanda XXXX sebagai kata ganti kata yang menurut editor kurang pas. Mohon maaf. Terima kasih.

  41. dokter Lo ini memang hebat. dulu adik gw pernah berobat di dokter Lo. walopun cuma panas tapi orang tua gw sampe dimarahin “Kalo anaknya panas kenapa masih dibiarin sekolah?” haha. Walopun galak tapi perhatian sama pasiennya luar biasa.
    GBU dr. Lo. 😀

  42. Cerita tentang dr Lo memang benar adanya. Smp skrg kl anak2 saya sakit saya bw ke dr Lo sbg rujukan awal. Saya lbh percaya dgn diagnosanya drpd dgn spesialis anak, krn kl sakitnya hrs ditangani spesialis dr Lo biasanya menyarankan agar dibawa ke spesialis dgn dibekali surat pengantar. Dan istri saya sdh jd pasienya sjk kecil. Tips berobat ke dr Lo cm 2. 1 siap2 diomeli kl ada yg masalah. 2 siapkan uang dlm amplop tertutup, taruh dimeja waktu pulang. God bless you dr Lo.

  43. salut pak Lo…. sayang cuma sedikit dokter mulia macam anda sekarang ini…. sekarang dokter2 lebih banyak fokus ke materi daripada ke penyembuhan orang. Dokter bukan lagi profesi mulia…..

  44. Klu saja ada lbh byk dokter Lo, dunia akan lbh indah.
    Klu di Luar Negri , dokter Lo pasti sdh dpt penghargaan, sayangnya negara kita tdk bs melihat dan tdk pernah menghargai jasa pahlawan yang sebenarnya. Kita py Mahatma, kita jg py Lady Di, bahkan theresa jg ada di bumi pertiwi, siapakah yang akan melihat pengorbanan mereka?

    • Masalahnya Dr. Lo pun tdk bakal mau diberi pengharhaan. Krn semua yg dilakukannya mengalir begitu saja, buat beliau itu normal bukan hal istimewa. Beliau lakukan semua itu dengan nurani, tulus. Contoh moral yg benar.

  45. Secara tidak sadar sesungguhnya Dr.Lo sedang menabung, untuk itu semoga para dokter sadarlah dan mulailah menabung untuk masa depannya didunia maupun di alam kehidupan lainnya karena sesungguhnya tidak ada seujung kukupun benda yg hilang dialam semesta ini karenanya tidak akan pernah ada orang yg jatuh miskin karena menolong dengan iklas.

  46. salut utk dr. Lo semoga di Indonesia banyak dokter yang seperti beliau. Saran saya, mungkin sebaiknya tidak perlu marah2/bentak2 pasien, apapun kesalahannya. dibilangi baik2 kan bisa?

  47. SALUUUUUTTTT…. Semoga lancar rezeki dan panjang umur buat dr. Lo. I love u…. Contoh yang sangat membanggakan…. Dan jgn lupa, kalau dr lo warga keturunan, jd mohon kiranya rasis di indonesia di hilangkan….!!!! Demi kemajuan bangsa INDONESIA!!!!

  48. Subhanallaah…. smoga ketulusan dr. Lo akan ditiru oleh dokter-dokter lainya, dan smoga allah selalu memberikan kesehatan dan panjang umur untuk dr Lo. amiiin.

  49. dokter Lo , selamat ulang tahun , saya bisa hidup sampai sekarang salah satunya karena kebaikan dokter , saat itu kami sekeluarga melarat dan dokter seperti ditulis diatas tidak membeda – bedakan penanganan antara kami dan semua pasien , saya cuma bisa mohon kepada Tuhan YME semoga dokter diberikan kesehatan , panjang umur dan bahagia selalu , sekali lagi selamat ulang tahun Dok

  50. semoga semangat melayani tanpa pamrih Dokter Lo kelak bisa diwarisi oleh dokter Indonesia. Tidak ada dokter yang ingin membunuh pasiennya “secara sengaja” tapi kadang ada dokter membunuh pasiennya karena KELALAIAN nya. Semoga saya kelak bisa menjadi donatur anda dokter Lo.

  51. Dari aku msh bayi sampe aku umur 25 th.. Kl sakit aq berobat k dokter lo.. Dl mama ku pernah cerita.. Pada saat aq msh bayi.. Aq sakit paru2 basah.. Dmn aq hrz minum obat setiap hr selama 1 th.. Krn gak pny biaya maka mama bawa aq ke dokter lo.. Dan Dokter lo memberikan obat gratis sampe aq sembuh.. Terima kasih dokter lo.. Aq hutang budi dan hutang nyawa padamu..

  52. Ini adalah sebuah keteladanan sejati…contoh nyata akan arti sebuah pengabdian dan pengorbanan untuk membantu sesama..semoga pak dokter dan istri senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang, agar dapat terus membantu yang lain sekaligus menjadi contoh ditengah masyarakat…

  53. Salut buat Dr Lo, memang seharusnya semua dokter itu tugasnya membantu menyembuhkan dan mengobati manusia dari sakit, bukannya berlomba lomba mengeruk materi dari orang yg sakit. Mari kita ketuk hati Dan naruni para Dokter di Indonesia ini demi kesejahteraan bangsa Indonesia jg.

  54. Puji Tuhan masih ada seorang dokter yg tanpa pamrih menyembuhkn pasien na..byr Dr.Lo sll diberikan kesehatan,,pjg umur & kebahagiaan sll..Tuhan sll melindungi & memberkati..^_^

  55. Dr Lo di beri umur panjang krn Tuhan masi sayang kepada kita dan memberikan penolong bagi kita melalui pelayanan Dr Lo… bersyukurlah senantiasa kepada Tuhan yg mengadakannya..semoga pelayanan Dr Lo semakin dahsyat lagi. Amin.

  56. benar2 hebat hati Dr. Lo Siaw Ging. Benar2 menilai sesama manusia di atas hal2 lain di dunia ini. Dan di wujudkan dalam tindakan nyata.

  57. Benar2 seorang dokter yang penuh kasih…….salut buat dr lo……Biarlah dr lo menjadi contoh&teladan bagi kita semua,khusus nya bagi para dokter di indonesia

  58. Masih bnyk kok gan dktr yg kyak gini jaman skr, cuma media massa pilih 2 yg mn buat dpublikasiin… Kan lebih panas n heboh klu beritain dokter dari yang buruk2nya.. Kasian y dktr yg dpnjara gr2 nolong pdhl ud ssuai prosedut… Waduh pihak kluarga yg lapor tega bener ya, udah dikasih uang lg, nuntut, blang gak dkasih tau mau operasi tp jlas2 blang ngusahain uang buat bayar admnistrasi operasi… Miris gue..

  59. Hmm.. petani & pedagang rela ga ngasi barang dagangannya untuk tu dokter, orng miskin rela ga nyumbang gratis tenaganya buat dokter? Kalo ga ada yang mau jadi dokter trus mau brobat kemana? ke dukun atau eyang2 pinter elu orang rela bayar mahal kok, padahal hasilnya tidak dapat dipertanggung jawabkan.. dsr comment ga mikir.. gw bkn dokter, tapi tau diri lah..

  60. Trima ksh Tuhan, msh ada dokter berhati mulia sprti Dr. Lo didunia ini. Saat ini pun di Jakarta sy sangat membutuhkan Dr. Sprti Dr. Lo.

  61. Anumodana kepada dr Lo semoga diberikan panjang umur dgn badan yang sehat lahir dan batin diharapkan kepada generasi muda khusus nya dokter2 muda dpt mengikuti jejak dr Lo seorang PEKERJA KERAS – JUJUR – BERKOMITMEN untuk masyarakat menjadi sehat

  62. Salam hormat dr. Lo, smoga diberi keshatan dan kebahagiaan selalu. Tuhan menyertai Anda sekeluarga. Betul sekali kalo Anda lebih Indonesia daripada orang Indonesia asli

  63. Semua anak asuh di salah satu panti asuhan di solo, jika berobat pasti ke dr. Lo, tidak bayar, obat gratis, dan rekomendasi gratis ke kasih ibu. Bahkan beliau marah jika ad yg sakit tp tidal meminta rekomendasi darinya. Semoga dr. Lo selalu sehat.

  64. Udah kantongin tiket emas buat msk surga ni dokter LO..tp ni dokter msh sangat amat dibutuhkan didunia ini…bangga saya sbg org solo,ada dokter LO…salutttt!!!!

  65. Sangat mulia jiwa dr lo.. Semoga Tuhan berikan beliau panjang umur n kesehatan ,, Amin ..
    Semoga juga sikap dr lo bisa di tiru oleh dokter-dokter se indonesia ini ,, jgn hanya uang yg di cari ,, mati pun sepersen pun gk bisa dibawa di akhirat , tp contohin dr lo ,, segudang pahala yg akan di bawa nya . Terima kasih .

  66. Terima kasih tuhan, terima kasih juga para” dewa yang sudah menjaga dokter Lo Siaw Ging sehingga panjang umur sampai saat ini…

    Kami dari Keluarga Besar TiongHoa di seluruh indonesia sangat Terharu kepada anda Dr. Lo

    Kami semua tidak akan lupa dengan hal” yang sudah anda lakukan (Dr. Lo)

    Semoga yang anda mimpikan selama ini akan terkabul…

    Sadhu…Sadhu…Sadhu

  67. sungguh seorang dokter yg sangat istimewa, hebat,luar biasa. semoga dr.Lo adiberi kesehatan, kekuatan dan trus menolong sesama.

  68. INILAH SOSOK DOKTER YANG SESUNGGUHNYA!!! SUMPAH DOKTER DIAPLIKASI DENGAN BAIK, TIDAK SEPERTI XXXX. DIJAMIN !!!

    Catatan redaksi: Diedit untuk sejumlah kata dan diganti XXXX.
    Terima kasih.

  69. Semoga keluarga dokter sehat selalu dan selalu diberkati Tuhan.. Patut diteladani dan menjadi inspirasi banyak orang..
    Salam hangat dari Palembang. *hugs untuk dokter Lo*

  70. Dokter Lo memang luar biasa. Sedikit sharing, waktu itu murid saya pernah sakit panas. Oleh dr Lo dia disuruh untuk mondok di rumah sakit karena panas yang tinggi. Karena suhu tingginya yang mengkawatirkan, dr Lo sampai menyempatkan diri untuk telpon dan memastikan apakah murid sudah dalam penanganan yang betul. Saya berharap semoga dr Lo selalu sehat, bahagia, panjang umur dan makin diberi kekuatan dalam melayani masyarakat. Semoga dr Lo makin menjadi inspirasi semua dokter untuk makin lebih melayani tanpa pamrih..

  71. Sangat Mulia Hatimu Dr.Lo ..GBU Alway’s..Dan Semoga Para Dokter2 Di Zaman Sekarang Ada Banyak Yang Mengikuti Jejakmu Yang Punya Hati Mulia Menolong Orang Tanpa Bayaran Ataupun Pilih Kasih Dan Selalu Melihat Akan Keberadaan Orang Yang Tidak Mampu..Dr.Lo Menjalakan Dengan Sangat Baik Dengan Karunia Tuhan Yang Di Berikan Pada Dr.Lo…GBU Alway’s Dr.Lo & Family…

  72. Subhanallah,..sungguh mulianya DR Lo,engkau adalah malaikat yang diutus TUHAN untuk dijadikan suri tauladan para seluruh manusia,,dan semoga enkau dapat menginspirasi kepada kami sekeluarga khususnya dan kepada semua orang pada umumnya,jasa,bakti,ketulusan,kerendahan hatimu semoga menginspirasi kepada semua dokter,,bahwa profesi dokter tidak semata2 materi ,,semoga engkau sekeluarga selalu diberikan kesehatan dan panjang umur agar dapat melanjutkan suri tauladan ini,..amiin ya robbal alamiin

  73. Pantesan, gak punya anak jd gak perlu mikirin anak mau sekolah ya dok? Apalagi kalo anak mau sekolah teknik atau kedokteran juga mah mana ada yang percaya kalo ortunya dokter gak punya uang. Yang nulis enak aja bilang biasanya rumah dokter mewah, belom lihat rumah saya yg kayak kandang burung, mau masukkan anak sekolah ke sekolah Katolik biasa aja pernah gak cukup uang dan gak mampu bayar uang sekolahnya! Sedikit dokter yg kaya Pak, kita mengabdi dengan tulisan di badge lengan kanan ABDI HUSADA dengan gaji 3jutaan sebulan untuk golongan IIIB, emangnya praktek sore pasti laku? Mau nge-gratisin kayak dr Lo? Org-org kaya yang pedagang dg prinsip ambill untung sebesar2nya keenakan dong? Saya setuju kalo dokter jangan pernah jualan obat dan pasien gak mampu tidak ditarik biaya (sudah banyak kami layani sseperti ini, bukan hanya di RS pemerintah tempat kami kerja tapi juga di swasta). Semoga masyarakat tidak terlalu menuntut yg absurd dan sy bisa meneladani dr Lo. Yang realistis aja deh biar selamat dunia dan akhirat

    • Semua hal dimulai dari dasar hati yg sesungguhnya. Jika kamu percaya dan berbuat penuh kasih di dalam Tuhan, pasti Tuhan akan mencukupkan kamu. Tak perlu khawatir, jika engkau tulus bekerja di dalam Tuhan. Amin
      Semoga tangan Tuhan menyentuh

    • Makanya segala sesuatu itu ikhlaskan.. ikhlas bekerja pak, jd pns dgn gaji tiga jutaaan (lihat lagi kebawah cari sejuta sebulan aja masih banyak yg ngos ngosan) syukuri apa yg ada, rumah kyk kandang burung brarti situ yg jorok. Rumah kecil dan sederhana bukan brarti jelek kyk kandang burungkan… hadeeeh… habisla hidup ini kalo para medis berpikiran seperti anda. Anak itu rezeki, bukan brarti punya anak musti halalkan segala cara untuk cari uang. Setiap org udh ada garis rezekinya masing2, jgn pernah meremehkan kebesaran Allah SWT pak…

  74. Ini pengalaman saya waktu kecil, ketika saya sakit, saya dibawa oleh ayah ke dr Lo,etelah periksa, Ayah saya bilang “Berapa biayanya Dokter , Jawab dr.. Lo begini ” Apak Kamu sudah kaya ? kalau kamu sudah kaya beri saya gaji setiap bulannya saja”, akhirnya setiap periksa ke dr. Lo, ayah saya tidak pernah bertanya lagi, dan tetap periksa dengan gratis. Dia memang dokter yang benar benar mulai.

  75. Ini kebiasaan tetangga saya yang pembuat rambak, karena tahu setiap datang ketempat dokter Lo tidak pernah membayar, akhirnya tetangga saya menjadi tidak enak hati, setiap kali periksa ke dokter. Lo, tetangga saya membawa oleh oleh untuk dr. Lo berupa Rambak. Dan dokter Lo menerimanya. Ada lagi cerita teman saya seorang Tionghoa yang juga pengusaha, Dia juga sudah sering berobat ke dokter Lo, dan meskipun kepada orang kaya sekalipun dokter Lo juga tidak pernah meminta bayaran. Dan teman saya yang pengusaha itu tahu dokter Lo kalau dikasih uang tidak pernah mau, akhirnya teman saya punya trik, pas dokter Lo menbelakanig teman saya, teman saya sering meninggalkan uang di sela sela buku di meja atau di tempat tidur atau dimana saja , yang penting pas meletakkan uang itu dokter Lo tidak tahu. Sungguh mulia hatimu dokter Lo. Dan masih banyak cerita cerita dari beberapa teman saya yang lain yang sering berobat ke dokter Lo. Semoga para dokter yang lain bisa meniru sikap dokter Lo

  76. Dr Lo telah menorehkan teladan yg patut kita jadikan contoh seorang dokter yg melayani dan sgt bersahaja.Tuhan memberkati Dr Lo& istri.

  77. Semoga sehat selalu dr Lo dan keluarga SADHU SADHU SADHU!!!
    SEMOGA DI KOTA MEDAN JUGA ADA dokter yg setulus.seiklas dr LO.
    SALUUUUUUUUTTTTT

  78. Kiranya Tuhan Yesus melimpahi dr Lo&istrinya Kasih Karunia n Anugerah Keselamatan,n diberkati akan kesehatannya.Allah akan memenuhi segala kebutuhanmu menurut kekayaan n KemuliaanNya didalam Kristus Yesus…..Amin………GBU

  79. Ini yang benar-benar namanya dokter, bekerja sesuai dengan tugas dan sumpah profesinya. Pantas untuk dijadikan tauladan bagi dokter di Indonesia untuk ditiru tentang kebaikannya. Salut dan doa kebaikan untuk dr. Lo Siaw Ging yang penuh kemanusiaan.

  80. Cuman kasian dikit,,, gk da keturunanx,,, apakah dy tdk memikirkanx ato spertix Tuhan blum mmberikan rejeki kpadax,,, pi umur sperti knapa tdk mmpunyai kturunan,,jikalau ada pasti anakx ikut bapakx hehee ^_^

  81. Demikianlah orang yg baik dan tulus, akan memetik hasil yg baik dan ketulusan pula. Apa yg ditanam dia yg akan memetik hasil. Manusia sekarang jarang yg mengabdi dlm berprofesi dengan Nurani, padahal Nurani adalah tingkat terbersih, terjujur dari manusia. Bidang Kedokteran seharusnya berhubungan dengan Kemanusiaan, dan Kemanusiaan itu perlu Nurani, bila Nurani dicampakkan hasilnya adalah Keserakahan. Salute dgn pak Lo… Anda merupakan contoh Manusia yang Bernurani dlm berprofesi, semoga jadi sentilan dan contoh utk para dokter yg Materialisitis.

  82. semoga yg mengembangkan sikap welas asih seperti dokter lo menjadi teladan untuk para pengemban pengabdian kemanusiaan semoga kebaikan ini membawa inpirasi dan berkah bagi umat manusia tanpa memandang untung rugi ,dan golongan apapun selamat dokter lo semoga jasamu di kenang selalu ,

  83. Mengharukan … di indonesia masih ada tersisa dokter sangat berharga & berhati mulia spt ini, bagai setetes embun teduh di tengah cuaca yg terik, Pahlawan sesungguhnya utk jaman sekarang, di tengah yg lain mengutamakan materi semata, ia pilih dedikasikan hidupnya utk lenyapkan / bantu ringankan penderitaan banyak org yg tak di kenal & tak berdaya…moga dokter yg banyak di butuhkan org2 ini, di karuniakan umur panjang & kesehatan yg baik, begitu juga istrinya yg selalu mendukungnya utk berjalan di jalan yg di Luar Biasa ini. SOLO sangat beruntung masih ada dokter langka spt ini….

  84. Ada byk org sangat membutuhkan kebaikan hati dari seorg dokter berhati mulia sperti Dr. Lo.. Amazing. Trimaksih Tuhan msh menempatkan se2org berhati hati mulia membantu sesama didunia ini.

  85. Luar Biasa dr. Lo, Man For Other Man With Others…
    Salut dan kagum pada dr. Lo
    Smoga Tuhan yang membalasakan budi baik anda dokter..
    We proud of u !!!!

  86. Sangat inspiratif….semoga bisa menjadi teladan dokter-dokter muda

    Semoga dikaruniai umur panjang dan kesehatan yang prima….amin

  87. Subhanallah …. semoga Allah selalu menjaga orang – orang yang mencontoh akhlak nabi Muhammad, sy bangga sekali dengan pak dokter.

  88. Speechless saya membacanya, dokter seperti ini sudah sangat langka. God bless you dokter Lo, semoga sehat dan panjang umur selalu.

  89. Luar bisa terharu aku melihat mulianya hati seorang dokter Lo belum pernah sekipun aku melihat orang seperti beliau, semoga mendapatkan kebahagian didunia maupun diakhirat. GBU

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*