Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif

Nama lengkapnya Lo Siaw Ging, namun ia lebih dikenal dengan panggilan dokter Lo. Di Solo, Jawa Tengah, dokter keturunan Tionghoa berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, tapi juga karena ia tidak pernah meminta bayaran dari pasiennya.

Dokter Lo (Foto: soloraya.com)

Dokter Lo (Foto: soloraya.com d/h solografi.com)

Setiap hari, kecuali Minggu, puluhan pasien antre di ruang tunggu prakteknya. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai tukang becak, pedagang kaki lima, buruh pabrik, karyawan swasta, pegawai negeri, hingga pengusaha. Pasiennya tidak hanya datang dari Solo, tetapi juga kota-kota di sekitarnya, seperti Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri.

Dokter Lo menjadi istimewa karena tidak pernah memasang tarif. Ia juga tak pernah membedakan pasien kaya dan miskin. Ia justru marah jika ada pasien yang menanyakan ongkos periksa padahal ia tidak punya uang. Bahkan, selain membebaskan biaya periksa, tak jarang Lo juga membantu pasien yang tidak mampu menebus resep. Ia akan menuliskan resep dan meminta pasien mengambil obat ke apotek tanpa harus membayar. Pada setiap akhir bulan, pihak apotek yang akan menagih harga obat kepada sang dokter.

Perlakuan ini bukan hanya untuk pasien yang periksa di tempat prakteknya, tapi juga untuk pasien-pasien rawat inap di rumah sakit tempatnya bekerja, RS Kasih Ibu. Alhasil, Lo harus membayar tagihan resep antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta setiap bulan. Jika biaya perawatan pasien cukup besar, misalnya, harus menjalani operasi, Lo tidak menyerah. Ia akan turun sendiri untuk mencari donatur. Bukan sembarang donatur, sebab hanya donatur yang bersedia tidak disebutkan namanya yang akan didatangi Lo.

“Beruntung masih banyak yang percaya dengan saya, ” kata dia.

Di mata pasien tidak mampu, Lo memang bagaikan malaikat penolong. Ia  menjungkirbalikan logika tentang biaya kesehatan yang selama ini sering tak terjangkau oleh pasien miskin. Apa yang dilakukan Lo juga seperti membantah idiom “orang miskin dilarang sakit”.

“Saya tahu pasien mana yang mampu membayar dan tidak.  Untuk apa mereka membayar ongkos dokter dan obat kalau setelah itu tidak bisa membeli beras? Kasihan kalau anak-anaknya tidak bisa makan, ” kata dia.

Gaya bicaranya tegas cenderung galak. Tidak jarang ia memarahi pasien yang menganggap enteng penyakit. Ia bercerita pernah benar-benar sangat marah kepada seorang ibu karena baru membawa anaknya ke ruang prakteknya setelah mengalami panas tinggi selama empat hari.

“Sampai sekarang masih banyak orang yang bersikap seperti itu. Memangnya penyakit itu bisa sembuh dengan sendirinya. Kalau sakit ya harus segera dibawa ke dokter. Jangan melakukan diagnosa sendiri, ” ujar anak ke 3 dari 5 bersaudara itu.

Toh meski galak, Lo tetap dicintai. Ia menjadi rujukan berobat terutama bagi mereka yang tidak  mampu. Namun dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini merasa apa yang ia lakukan bukan sesuatu yang luar biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Tugas dokter itu menolong pasiennya agar sehat kembali. Apa pun caranya. Saya hanya membantu mereka yang membutuhkan pertolongan dokter. Tidak ada yang istimewa, ” ujar dokter yang buka praktek di rumahnya, Kampung Jagalan, Jebres, Solo.

Dokter Sederhana

Lahir di Magelang, 16 Agustus 1934, Lo tumbuh dalam sebuah keluarga pengusaha tembakau yang moderat. Orang tuanya, Lo Ban Tjiang dan Liem Hwat Nio, memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih apa yang dinginkan. Salah satunya adalah ketika Lo ingin melanjutkan SMA ke Semarang, karena dia menganggap tidak ada SMA yang kualitasnya bagus di Magelang ketika itu.

Setamat SMA, Lo menyatakan keinginannya untuk kuliah di kedokteran. Ketika itu, ayahnya hanya berpesan jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter. Rupanya, nasehat itu sangat membekas di hati Lo. Maksud nasehat itu, menurut Lo, seorang dokter tidak boleh mengejar materi semata karena tugas dokter adalah membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Kalau hanya ingin mengejar keuntungan, lebih baik menjadi pedagang. .

”Jadi siapa pun pasien yang datang ke sini, miskin atau kaya, saya harus melayani dengan baik. Membantu membantu orang itu tidak boleh membeda-bedakan. Semuanya harus dilakukan dengan ikhlas. Profesi dokter itu menolong orang sakit, bukan menjual obat, ” ujar suami dari Gan May Kwee ini.

Menjadi dokter sejak 1963, Lo mengawali karir dokternya di poliklinik Tsi Sheng Yuan milik Dr Oen Boen Ing (19031982), seorang dokter legendaris di Solo. Pada masa orde baru, poliklinik ini berkembang menjadi RS Panti Kosala, dan kini berganti nama menjadi RS Dr Oen.

Selain dari ayahnya, Lo mengaku banyak belajar dari Dr Oen. Selama 15 tahun bekerja pada seniornya itu, Lo mengerti benar bagaimana seharusnya menjadi seorang dokter.

”Dia tidak hanya pintar mengobati, tetapi juga sederhana dan jiwa sosialnya luar biasa, ” kata mantan Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo.

Apa yang dikatakan Lo tentang membantu siapa pun yang membutuhkan itu bukanlah omong kosong. Ketika terjadi kerusuhan Mei 1998 lalu misalnya, Lo tetap buka praktek. Padahal para tetangganya meminta agar dia tutup karena situasi berbahaya, terutama bagi warga keturunan Tionghoa. Namun, Lo tetap menerima pasien yang datang. Para tetangga yang khawatir akhirnya beramai-ramai menjaga rumah Lo.

“Banyak yang butuh pertolongan, termasuk korban kerusuhan, masak saya tolak. Kalau semua dokter tutup siapa yang akan menolong mereka?” kata Lo yang juga lulusan Managemen Administrasi Rumah Sakit (MARS) dari Universitas Indonesia.

Hingga kerusuhan berakhir dan situasi kembali aman, rumah Lo tidak pernah tersentuh oleh para perusuh. Padahal rumah-rumah di sekitarnya banyak yang dijarah dan dibakar.

Kini, meski usianya sudah hampir 80 tahun, Lo tidak mengurangi waktunya untuk tetap melayani pasien. Setiap hari, mulai pukul 06. . 00 sampai 08. 00, dia praktek di rumahnya. Selanjutnya, pukul 09. 00 hingga pukul 14. 00, Lo menemui para pasiennya di RS Kasih Ibu. Setelah istirahat dua jam, ia kembali buka praktek di rumahnya sampai pukul 20. 00.

“Selama saya masih kuat, saya belum akan pensiun. Menjadi dokter itu baru pensiun kalau sudah tidak bisa apa-apa. Kepuasan bagi saya bisa membantu sesama, dan itu tidak bisa dibayar dengan uang, ” ujar dokter yang sejak beberapa tahun lalu berjalan dengan bantuan tongkat ini.

Menurut Lo, istrinya memiliki peran besar terhadap apa yang ia lakukan. Tanpa perempuan itu, kata Lo, ia tidak akan bisa melakukan semuanya.

“Dia perempuan luar biasa. Saya beruntung menjadi suaminya, ” ujar Lo tentang perempuan yang ia nikahi tahun 1968 itu.

Puluhan tahun menjadi dokter, dan bahkan pernah menjadi direktur sebuah rumah sakit besar, kehidupan Lo tetap sederhana. Bersama istrinya, ia tinggal di rumah tua yang relatif tidak berubah sejak awal dibangun, kecuali hanya diperbarui catnya. Bukan rumah yang megah dan bertingkat seperti umumnya rumah dokter.

“Rumah ini sudah cukup besar untuk kami berdua. Kalau ada penghasilan lebih, biarlah itu untuk mereka yang membutuhkan. Kebutuhan kami hanya makan. Bisa sehat sampai usia seperti sekarang ini saja, saya sudah sangat bersyukur. Semakin panjang usia, semakin banyak kesempatan kita untuk membantu orang lain, ” kata Lo yang selama 43 tahun perikahannya dengan Gan May Kwee tidak dikaruniai anak.

Di tengah biaya obat-obatan yang mahal, pelayanan rumah sakit yang sering menjengkelkan,  dan dokter yang lebih sering mengutamakan materi, keberadaan Lo memang seperti embun yang menyejukkan. Rasanya, sekarang ini tidak banyak dokter seperti Dr Lo.

Menengok sejarah Solo, yang dalam perjalanan waktu penuh intrik, peperangan dan kerusuhan, Dr Lo bagaikan oase di tengah gurun  nan gersang, (Ganug Nugroho Adi)

291 Comments on Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif

  1. Berkahnya luar biasa. Semoga panjang umur dan sehat selalu :))

    Suka

  2. Proficiat buat Dokter lo… sukses dan God always Wish You and Family

    Suka

  3. ya ampun, mulia sekali… sampai berkaca-kaca membacanya. Semoga dr. Lo dan istri mendapat banyak berkat, kebahagiaan dan kesehatan. Semoga menjadi inspirasi bagi banyak orang.

    Suka

  4. alamat lengkapnya sblah mna dok,,,

    Suka

    • Info… alamatnya saya lupa. Kalo tau tempat penyembelihan sapi/abotair. Deket situ. Tanya aja orang daerah situ pasti tau… (boso solone cdak daerah kandang pitik. B-) )

      Suka

      • Jagalan Solo, tempat pembelihan hewan ke selatan kira2 200m. nanti kanan jalan / barat jalan depan counter HP / pulsa beliau buka praktek…

        Suka

  5. Saat kecil banyak dari kita yg bercita2 menjadi dokter dgn motivasi bisa mengobati orang lain,,

    begitu lulus SMA banyak mereka yang dipaksa orang tuanya kuliah kedokteran dengan alasan ‘dokter itu uangnya banyak’

    🙂

    Suka

  6. Luar biasa, lanjutkan Pak Dokter, semoga tetap bertahan, dan tetap disayangi oleh setiap orang-orang di sekitar, rejeki tetap terjaga, Amin…

    Suka

  7. Dokter yang sangat mulia jarang dokter seperti ini .. hebat…

    Suka

  8. Terima Kasih Dr Lo. 🙂

    Suka

  9. God Bless Him.. Salute

    Suka

  10. ine risianingsih // 28 November 2013 pukul 16:36 // Balas

    Subhanallah luar biasa ikhlas……………

    Suka

  11. just say….. amazing…. !

    Suka

  12. Semoga kebaikan Anda mendapat balasan yang setimpal dari yang maha kuasa Dok, aminnn

    Suka

  13. Dr.Lo seharusnya jadi contoh untuk para dokter2 sekarang yang kadang hanya memikirkan materi semata.

    Suka

  14. hebatttttt dok……semoga dokter dan istri diberi kesehatan oleh Tuhan…..Amien

    Suka

  15. speechless, luar biasa orang ini

    Suka

  16. great father….contoh dokter yang sangat berjiwa sosial dan konsisten…trimakasih dok

    Suka

  17. “Jarang sekali dokter seperti ini “, apalagi di Ibukota.

    Suka

  18. semoga bisa dicontoh, kita semua dimana hidup ini harus bisa menjadi bermanfaat untuk sesama bisa membantu sama yang membutuhkan sesuai yang kita miliki.dan yang bisa kita lakukan..Salam dan semoga Panjang umur selalu sehat Dr Lo.

    Suka

  19. sekalian aja makan di tukang sate nggak bayar, kamu kerja nggak digajih, bensin silahkan isi gratis sendiri di spbu.

    Suka

  20. Malaikat d dunia modern..
    Semoga di berkati, panjang umur, sehat, diberi kemudahan..
    Tuhan berkati DR. Lo dan Istri selalu..

    Suka

  21. semoga sehat slalu dan slalu diberkati dokter Lo…

    Suka

  22. Kebahagiaan itu banyak dan beragam. Salah satunya adalah membahagiakan orang lai, itulah yang dilakukan oleh Dokter Lo..Salam hormat..

    Suka

  23. I Love This People !

    Suka

  24. susy manulang // 28 November 2013 pukul 20:39 // Balas

    hebat…

    Suka

  25. Dokter yang selalu saya sayangi dan saya kagumi 🙂

    Suka

  26. Luar biasa ternyata di Bumi ini masih ada malaikatnya

    Suka

  27. Kalau benar apa adanya seperti di dalam artikel ini dr. Lo Siaw Ging mengabdikan hidupnya, biarlah tets air mata kebanggaan saya saat membaca artikel ini menjadi bekalnya di hadapan Tuhan nanti

    Suka

  28. luar biasa dahsyat… patut di contoh.

    Suka

  29. Two thumbs buat Dr Lo, sungguh luar biasa cinta kasihmu sesama manusia, upahmu besar di surga,

    Suka

  30. mulia sangat…semoga akan ada regenerasinya

    Suka

  31. Tadi pagi saya nonton satu video rusia yang intinya menyimpulkan bahwa masih ada harapan bagi dunia ini. Dan ketika baca artikel ini, saya kembali berkata: “Masih ada harapan bagi Indonesia.”

    Suka

  32. Wibowo Setyo Utomo // 28 November 2013 pukul 22:17 // Balas

    SUBHANALLAH,
    aku malu dg dr Lo. Tetapi aku masih beruntung karena dulu aku tdk diterima di Fak Kedokteran

    Suka

  33. kerennnnn………… :’)

    Suka

  34. Inilah yang disebut pahlawan sebenarnya. Terima kasih dr. Lo, semoga panjang umur.

    Suka

  35. Pak Lo, Bapak keren sekali. semoga Bapak bs menjadi panutan bagi dokter-dokter lain 🙂

    Suka

  36. kosasih wirahadikusuma // 28 November 2013 pukul 23:41 // Balas

    ….ternyata tidak semua malaikat bersayap.

    Suka

  37. Hebat… Semoga panjang umur dan selalu di beri kesehatan Dr.Lo beserta Istri

    Suka

  38. Inilah Dokter dengan sebenar benarnya Dokter

    Suka

  39. Heru Setiawan // 29 November 2013 pukul 00:04 // Balas

    Betul2 sebuah Teladan buat Dokter2 di Indonesia… Luar Biasa…

    Suka

  40. angkat topi untuk pak dokter 🙂

    Suka

  41. Citra Rantung // 29 November 2013 pukul 00:23 // Balas

    terharu.. :’) semoga TUHAN selalu mmberkati stiap tgas n pkerjaan n slaalu dibrkan ksehatan kepda Dr Lo n kluarga. Amin..

    Suka

  42. mog jadi inpirasi bagi generasi di dunia ke dokteran n kit semua tanpa pengecualian ap yg kit mampulakukn tuk kehidupn sosial .. 1001 alasan sebenarnya kit tu kaya

    Suka

  43. Semoga Allah, Tuhan yang Mahakuasa membalas kebaikan Jenengan dok. 🙂

    Suka

  44. Tuhan memberkati dan memberi kesehatan untuk dokter lo…
    hati yg mulia dan di penuhi dengan kasih yg melimpah terhadap sesama.

    Suka

  45. salut untuk Dr Lo Siaw Ging….di Bandung, ada juga seorang Dokter yang bernama Tjio Wie Koei (82 tahun), mungkin juga senior Dr Lo di Airlangga……saat ini masih praktek, kalo praktek naik angkot, kalo hari Minggu/libur menunjungi pasien2nya dengan naik sepeda…..saya ingat, ketika saya masih SMP dan setiap dibawa berobat oleh Ibu saya ke Dr Tjio, Dr Tjio selalu menolak pembayaran dan berkata : uangnya untuk beli susu saja Bu….Dr Tjio pernah cuti praktek 3 bulan, karena ijin prakteknya habis dan belum keluar perpanjangannya….beliau tidak mau memperpanjang ijin prakteknya dengan harus memberi uang, sehingga perpanjangannya keluar terlambat sampai berbulan-bulan…..di saat, dokter2 di Indonesia mendapat sorotan karena materialistis, ternyata masih ada dokter2 yang berbudi luhur….

    Disukai oleh 1 orang

  46. Tanpa mengurangi rasa hormat dan respek terhadap dr. Lo dan Istri, saya harus jujur katakan bahwa berita kemurahan hati dokter Lo terhadap pasien-pasiennya kembali mencuat karena terjadinya kasus dugaan malpraktik yang dilakukan oleh 3 dokter kandungan di manado seolha-olah dokter Lo dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh ketiga dokter tersebut. menurut saya ini menjadi tidak adil, karena kisah dokter Lo sudah lama ada dan mengapa tidak mencuat dari dulu. Berikutnya, mengapa dengan munculnya figur dokter Lo, mengapa seolah-olah hanya profesi dokter saja yang harus berkorban seperti dokter Lo? mengapa tidak semua profesi saja mencontoh apa yang dilakukan dokter Lo?

    Semoga ini menjadi penyeimbang bagi kita,
    Salam Seimbang

    Suka

    • Kisah dr Lo kita angkat tidak ada kaitan atau muatan politis. Ini hanya masalah moral.
      Kalau saat ini diangkat, juga tidak menunggu momen apa-apa tetapi karena sampai detik ini dr Lo masih hidup dan SOLORAYA.COM memang mencoba mengangkat nama-nama dan sosok unggul di bidang masing-masing di kawasan Soloraya.
      Soal apakah berita ini seimbang atau tidak, itu tergantung subyektivitas kita masing-masing.
      Apakah hal yang Anda sampaikan merupakan pengimbang atau justru sebaliknya, pembaca yang akan menilainya.
      Terima kasih dan salam.
      ==solografi.com==

      Suka

  47. Inilah dokter yang seharusnya menjadi teladan bagi semua dokter diseluruh dunia terutama di negara yang maju. Sumpah dokter adalah membantu yang sakit dan tidak ada embel2 sesuai sesuai kemapuan membayar.

    Suka

  48. dokter tanpa tarif tapi bukan gratis kan? kayaknya ga mungkin obat bisa gratis apa lagi jaman sekarang yang ngatus obat itu prabikan obat

    Suka

  49. Rudiyanto Tanwijaya // 29 November 2013 pukul 08:04 // Balas

    Merinding membaca artikel ini saking terharunya..

    Suka

  50. monica sianturi // 29 November 2013 pukul 08:28 // Balas

    Malaikat tanpa sayap 🙂

    Suka

    • elizabeth huwae // 29 November 2013 pukul 09:48 // Balas

      seorang dokter yg memiliki hati yg mulia, bagaikan malaikat TUHAN tuk menolong sesama , apapun yg dr Lo perbuat, dia sdh melakukan untuk TUHAN, dan pasti TUHAN akan memberkati dia , seperti apa yg ditabur itupun akan dituainya.

      Suka

  51. saya pernah jadi pasiennya waktu masih kecil 🙂

    Suka

  52. ….Dr.Lo….bener-bener seorang dokter,dokter yg melayani masyarakat tanpa pamrih…….

    Suka

  53. Alhamdulillah. Semoga dr.Lo panjang umur dan sehat selalu. Semoga banyak dokter generasi baru mencontoh jejak dr.Lo, dokter tanpa tariff dan pamrih. Semoga.

    Suka

  54. Terima kasih Pak Dokter ….

    Suka

  55. saat banyak media menghadirkan berita miring kebobrokan bangsa ini, semoga secuil media yg secara lugas menghadirkan kisah para dermawan, mampu memberikan angin segar utk panutan.

    thanks solografi.com

    Suka

  56. ami soerachman // 29 November 2013 pukul 09:00 // Balas

    Dokter mulia yg tidak ada duanya. May God bless you doctor.

    Suka

  57. 🙂

    Suka

  58. salut bener sama dokter yg 1 ini andai aja ada bnyk dokter kayak gini mesti angka kematian sedikit berkurang

    Suka

  59. terharu banget bacanya, semoga anakq (Dheerandra) bisa menjadi seperti dokter. Amin

    Suka

  60. Subhanallah,smoga diberikan balasan yg besar oleh tuhan

    Suka

  61. Reblogged this on Pionize and commented:
    Terharu bacanya..masih ada dokter yg seperti ini 🙂

    Suka

  62. mantappppp

    Suka

  63. ini nih yang namanya pelayanan… 🙂 (y)

    Suka

  64. Seandainya banyak dokter seperti itu di negeri ini, ibarat penyakit sudah berkurang.
    Salut dan hormat atas pengabdian Dr. Lo disana. Semoga Tuhan selalu memberi kesehatan dan kebahagian untuk nya.

    Suka

  65. Pertama kali tau Dr. Lo ini dari koran Kompas, masuk di rubrik Sosok waktu itu. Dari apa yg dilakukannya puluhan tahun hingga hari ini, Dr. Lo adalah dokter sebenarnya. Semoga ada sedikit dokter-dokter diluar sana ya bisa mengikutinya. May God bless him.

    Suka

  66. Ini dokterku… mengisi ceritaku di waktu kecil… seminggu sekali ak ketemu pak Lo. Dimarahi trus… dulu mikirnya pak Lo galak, tapi skr αкυ cuma bisa bilang trimakasi pak Lo… sehat selalu pak… berkatmu asmaku sembuh ngk pernah kambuh lagi ampe skr αкυ 29th… trimakasih pak..

    Suka

  67. Dewi Moriarty // 29 November 2013 pukul 10:19 // Balas

    Salut…. masih ada orang seperti ini di dunia, Bless his heart

    Suka

  68. Setamat SMA, Lo menyatakan keinginannya untuk kuliah di kedokteran. Ketika itu, ayahnya hanya berpesan jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Sebaliknya jika ingin berdagang, jangan menjadi dokter—>tapi kenyataaan sekarang banyak dokter yang berdagang.. sangat beruntung masih ada dokter semacam ini.. bicara dengan hati..

    Suka

  69. Subhanallah,.. berjiwa besar sekali beliau ya.. semoga Tuhan Menyayangi nya Dunia Akherat. 🙂

    Suka

  70. dr lo, dokter berkarakter dan mulia

    Suka

  71. Sebaik-baiknya manusia, manusia yang membawa banyak manfaat bagi lingkungannya. Semoga Dr Lo dan istri diberi umur yang panjang sehingga dapat terus bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi yg hidup…
    Untuk penulis, mohon dapat kontak telp atau alamat Dr Lo. Matur suwun…

    Suka

  72. Keren….smoga ada dokter2 yang lain begini…..

    Suka

  73. jarang dan langka orang seperti dr Lo ditemukan di dunia

    Suka

  74. Puji Tuhan sekali membaca artikel ini,sy sangat terharu dan bahagia,ternyata masih ada sosok orang tua yg msh bermanfaat bagi sesama. Saya Muk Na,merasa ikut senang atas usaha dokter. Kiranya dr diberkati dan bersukacita senantiasa bersama istri dlm menjadi dokter dan membantu orang banyak. Gbu.

    Suka

  75. Terharu bca kisahnya
    Mga beliau di berikan ksehatan sllu biar bsa membntu sesama trus amiin
    Imam purwokerto

    Suka

  76. sosialnya dr lo wah jaman sy masih tK…dah kondang….

    Suka

  77. ya… Allah ternyata masih ada orang sebaik dan semulia Engkong Lo Siaw Ging.terima kasih ya Allah telah Engkau turunkan beliau di bumi ini…semoga Engkong panjang umur dan sehat selalu agar bisa banyak menolong orang miskin dan semua amal kebaikannya dibalah oleh Allah amin..amin…amin…

    Suka

  78. God Bless You Doctor Lo,nobody’s perfect but,somebody is perfect when he/she can help somebody else’s.

    Suka

  79. adhi Ardian Kustiadi // 29 November 2013 pukul 11:20 // Balas

    Sampai merinding bacanya. Your are the real hero Dok….Semoga panjang umur dan terus diberi kesehatan untuk menolong kaum papa. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh dokter di Indonesia

    Suka

  80. Hingga kerusuhan berakhir dan situasi kembali aman, rumah Lo tidak pernah tersentuh oleh para perusuh. Padahal rumah-rumah di sekitarnya banyak yang dijarah dan dibakar.

    Tuhan Bekerja dalam kehidupan beliau, Meskipun dalam bahaya apapun Rumah Dokter Lo Tetap aman .

    Suka

  81. rata2 orang yg nama marga Lo itu dermawan

    Suka

  82. Salut untuk dr Lo.. Tetap berkarya dan biarlah Tuhan yang membukakan pintu2 berkat untuk beliau..

    Suka

  83. Windy Lawyer // 29 November 2013 pukul 12:08 // Balas

    Hebat n salut untuk beliau

    Suka

  84. Begitu mulia hatinya,,
    Sampai terharu membacanya..

    Suka

  85. Semoga dr. Lo selalu diberi kesehatan & panjang umur. GBU

    Suka

  86. Ini baru saya nyatakan dr beneran…yang selalu memenuhi sumpah profesi ya. Benar benarmenolong…….salut ane,harusnya dokter dokter kayak gini yang berhak mendapatkan penghargaan dari pemerintah

    Suka

  87. @ robin permana saputra : hei xxxx….dibaca baru komentar….buat Dr.Lo tetap sehat terus..bantulah kaum yg membuthkan pertolongan…

    Suka

  88. mokh muryadi // 29 November 2013 pukul 12:44 // Balas

    dr lo memang sosok yang hebat dia tidak mengumpulkan harta dunia tetapi mgumpulkan harta sorgawi.., ia abdikan hidupnya untuk kemanusiaan melalui sentuhan tangan kasihnya banyak orang terselamatkan… masih adakah dokter yang lain segambar dengan dokter ko ini….

    Suka

  89. Menurutku berita ini diluncurkan pada momen yang tepat. Saat semua orang sibuk mengikuti kasus 3 dokter mal prektek di Manado, kita harus tahu bahwa di derah lain ada dokter yang baik hati, tidak materialistis. Saat kita disibukkan dengan berita korupsi Akil Mukhtar, kita juga harus ingat ada MK lain yang sukses menjaga integritasnya, yaitu Mahfudz MD. Sehingga kita tetap mempunyai Hope. Tidak merasa pesimis dengan bangsa ini..

    Suka

  90. iya. baca yg bener.

    Suka

  91. luarbiasa. kalau saja semua dokter seperti ini

    Suka

  92. berkah buat Dokter Lo

    Suka

  93. rinisusantowati // 29 November 2013 pukul 13:02 // Balas

    semoga para dokter membaca artikel ini dan tak mau kalah berbuat baik untuk para pasiennya, seperti yang telah dilakukan oleh dokter Lo

    Suka

  94. Semoga dr. Lo selalu diberkati untuk mejadi berkat…

    Suka

  95. renny yulinda // 29 November 2013 pukul 13:08 // Balas

    sip,, salut buat dr Lo

    Suka

  96. deasy amalia // 29 November 2013 pukul 13:12 // Balas

    salut utk ketulusan beliau. smg ALLAH SWT memberikan kasihsayangNYA pd beliau n istri, jg org tuanya yg sdh menanamkan rasa tggjwb pd sesama. bgt jg tuk dr oen. amin…yra.
    hormat ananda…

    Suka

  97. luar biasa.semoga jejak pak dokter dpt di ikuti oleh dokter2 skrg..membantu sesama tanpa membedakan si miskin dan si kaya.Sehat selalu pak dokter.
    ijin share ya min.

    Suka

  98. Ijin share kisah yg mulia ini

    Suka

  99. Tenyata jaman sekarang ini masih ada seorang dokter yg berhati mulia, semoga dokter lo diberikan kesehatan dan umur panjang. Supaya menjadi contoh kepada dokter2 muda sekarang ini. Yg saya tau dokter sekarang kebayakan berdagang, bukan memnbantu, malah gak ada uang gak di tolong sama sekali.

    Suka

  100. Dokter yang sangat luar biasa……….

    Suka

  101. Saya pernah berobat ke dokter yg buka praktek di Jl. Setiabudi, deket terminal Tirtonadi, sayang saya lupa siapa namanya. Beliau keturunan Tionghoa juga. Cukup bayar 20 ribu saja untuk biaya konsultasinya. Obat yang diresepkan juga tidak mahal dan manjur. Cukup sekali berobat sudah sembuh. Semoga makin banyak dokter seperti mereka. 🙂

    Suka

  102. Luar biasa Dr Lo, amal jasa beliau hanya Tuhan yang membalasnya. Sangat jarang dokter berjiwa sosial setebal beliau. Salut.

    Suka

  103. Dr Lo…..we love you….

    Suka

  104. ini baru namanya dokter yang sesungguhnya..bravo buat bpk lo

    Suka

  105. subhanallah, andai saja semua dokter mengikuti jejak Dr. Lo, mungkin dunia akan damai

    Suka

  106. Nining Iryani // 29 November 2013 pukul 15:04 // Balas

    Semoga panjang umur dan sehat selalu,ini perlu di tiru oleh dokter2 ..

    Suka

  107. anindhita putri // 29 November 2013 pukul 15:08 // Balas

    jadi seorang dokter kalau menjadi panggilan hati memang beda dengan, keingginan diri, mudah koq membedakannya conotnya dr. Lo ini dengan dokter yang inginnya dibela karena dia menjadi seorang dokter . . . . . .

    Suka

  108. Wow Contoh seorang Manusia yg nanti ny bakal masuk surga! Bnar2 manusia berhati MALAIKAT! GOD ALWAYS BE WITH U Dr.Lo Amien (^_^)

    Suka

  109. God Bless You Dr. Lo Siaw Ging

    Suka

  110. Dulu ketika masih kuliah di solo saya pernah berobat ke dokter Lo, waktu tanya berapa saya harus bayar malah dijawab :”memang kamu punya duit?” Bener2 orang baik dia..

    Suka

  111. syukurlah masih ada Dokter yang benar-benar memperhatikan kesehatan pasiennya tanpa pandang bulu ^_^
    semoga sehat selalu dengan istri dan panjang umur Dokter Lo, aamiin.

    Suka

  112. wah..luar biasa..jika banyak dokter spt ini dan juga pemerintah memperhatika serta bertindaj nyata di segala aspek yg dibutuhkan publik..mk akan sejahtera

    Suka

  113. keren banget ni dokter

    Suka

  114. karakternya mirip seperti dosen saya dr.Prasetya Hudaya, beliau juga dari Solo sudah sepuh tapi semangat mengajar dan disiplinnya tinggi. buka praktekdi daerah gading,Solo

    Suka

  115. Yohanes Mangitung // 29 November 2013 pukul 16:16 // Balas

    Saya asli Solo, waktu kecil sering dibawa orang tua berobat ke Dokter Lo. Salut utk Dokter Lo!!!

    Suka

  116. salut buat dokter Lo… sehat selalu yaa dok… ijin share yaa…

    Suka

  117. Carmida Lusiyani // 29 November 2013 pukul 16:40 // Balas

    Dr. Lo Siaw Ging Is The Best…… Semoga akan lebih banyak lagi Dokter yang seperti beliau, yang mau berdedikasi buat siapa saja dengan tidak memandang status sosial. Yang dengan ikhlas dalam profesinya. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan Dr. Lo Siaw Ging.

    Suka

  118. herybert setyabudi // 29 November 2013 pukul 16:44 // Balas

    dulu pernah periksa disitu, waktu masih nunggu antrian, beberapa kali aku denger pasien dimarah-marahin. yang terdengar dari balik pintu: “memangnya kamu udah kaya, mau bayar ongkos berobat!. sudah sana buat bayar obat di apotek!” itu yang pertama, lalu ada yang lain lagi: “ini mamanya mana, kok engga ikut nganter anaknya sakit panas tinggi gini!!??!”. dr. Lo itu sangat care ama pasien, terutama anak-anak, jadi kalo anak sakit, tapi yang nganter papa nya, kena marah deh… :p
    waktu itu juga saya sakit panas tinggi, diagnosis dr. Lo itu tepat banget loh…tanganku langsung dipasang alat tensi di bagian lengan, di diemin sampe kesemutan, langsung tau deh penyakitku, yaitu demam berdarah.. :p
    itu sebagian kecil dari apa yang saya dengar dan alami waktu itu… 🙂

    Suka

  119. Beliau adalah sosok pengabdi yang sejati,
    Beginilah seharusnya dokter2 bersikap,,
    Tapi sayang sekali, seorang dokter berkarakter baik seperti beliau tidak diberikan keturunan..
    Andai beliau punya keturunan, mungkin akan dr. Lo, dr. Lo berikutnya yg akan menjadi lentera di tengah2 kelamnya dunia kesehatan di Indonesia.. 😀
    #salute

    Suka

  120. Artikel diatas sepenuhnya benar. Kebetulan dr. Lo adalah dokter saya waktu sy masih kecil saat masih di solo. Beliau super galak. Galak dalam hal positif tentunya. Sy pernah dimarahi habis2an gara2 sy ga ngaku klo masih sering minum es padahal sakit sy belum benar2 sembuh, hehehehee..
    Orang tua sy jg pernah dimarahin habis2an, gara2 ibu sy nanya soal berapa dan dimana harus bayar untuk biaya pengobatan sy.
    Semoga beliau selalu diberikan kebahagian, umur panjang, kebaikan dan ketulusan hati, dan semangat pengabdian dokter yg ga pernah luntur dari Allah SWT.
    Semoga dokter2 yg laen bisa mencontoh beliau, “Jika ingin menjadi dokter jangan berdagang. Jika ingin berdagang jangan jadi dokter.” Jleeeebbbb,,kena banget nasehatnya..

    Suka

  121. meity pandean // 29 November 2013 pukul 17:40 // Balas

    Bravo dr. Lo. Semoga sehat selalu. G b u

    Suka

  122. Kalau semua dokter mewarisi sebagian kecil saja kebaikan dr. Lo, pasti gak bakalan ada dokter yang demo masal spt kemarin

    Suka

  123. wah ada cerita yang bagus, mohon izin share karna terlalu sedikit berita yang baik belakangan ini di ketahui orang.

    Suka

  124. Upah dr. Lo pasti besar di surga.. GBU

    Suka

  125. Semoga dr.lo diberkati sama yang maha kuasa diberi umur yang panjang karena telah menolong pasien yang sakit.

    Suka

  126. Saya bukan seorang Dokter, tapi apa yang dilakukan dr. Lo mengajarkan kepada saya apa artinya hidup, yaitu untuk berbagi dan berbuat untuk orang lain selama kita diberikan kekuatan dan kemampuan oleh Tuhan. Terima kasih dr. Lo, Tuhan lah yang akan membalas perbuatanmu, lebih dari apa yang dapa kami lihat secara jasmani di masa kini.

    Suka

  127. salut dan respect sama Dr. Lo. ini dokter yang patut dicontoh oleh dokter2 lain, jaman sekarang mah dokter kebanyakan fokus nyari duit, bukan nyembuhin orang. Orang uda sekarat pas dibawa ke rumah sakit, mesti melakukan pembayaran dulu, lah kalo ga ada duit, lantas dibiarin mati gitu? ckckck. Sehat selalu ya Dr. Lo, mantapp

    Suka

  128. itulah dokter sejati yang selalu memegang sumpah seorang dokter

    Suka

  129. benar benar dokter berjiwa mulia……ga kaya dokter sekaranx yang XXXXX dan lebih mentingin orang kaya dari pada nyawa orang miskin……….

    Catatan redaksi:
    Tanda XXXX sebagai kata ganti kata yang menurut editor kurang pas. Mohon maaf. Terima kasih.

    Suka

  130. Salut bwt dr.lo… syg beliau tdk ad keturunan.. kl ada mgkn bs bertambah 1 lg dokter yg baik hati seperti beliau..

    Suka

  131. dokter Lo ini memang hebat. dulu adik gw pernah berobat di dokter Lo. walopun cuma panas tapi orang tua gw sampe dimarahin “Kalo anaknya panas kenapa masih dibiarin sekolah?” haha. Walopun galak tapi perhatian sama pasiennya luar biasa.
    GBU dr. Lo. 😀

    Suka

  132. dokter super langka

    Suka

  133. Cerita tentang dr Lo memang benar adanya. Smp skrg kl anak2 saya sakit saya bw ke dr Lo sbg rujukan awal. Saya lbh percaya dgn diagnosanya drpd dgn spesialis anak, krn kl sakitnya hrs ditangani spesialis dr Lo biasanya menyarankan agar dibawa ke spesialis dgn dibekali surat pengantar. Dan istri saya sdh jd pasienya sjk kecil. Tips berobat ke dr Lo cm 2. 1 siap2 diomeli kl ada yg masalah. 2 siapkan uang dlm amplop tertutup, taruh dimeja waktu pulang. God bless you dr Lo.

    Suka

  134. ini baru keren..

    Suka

  135. Luar biasa!!!

    Suka

  136. salut pak Lo…. sayang cuma sedikit dokter mulia macam anda sekarang ini…. sekarang dokter2 lebih banyak fokus ke materi daripada ke penyembuhan orang. Dokter bukan lagi profesi mulia…..

    Suka

  137. Majulah Bangsaku // 30 November 2013 pukul 07:29 // Balas

    INI BARU NAMANYA DOKTER!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Suka

  138. jEMPOL 4 untuk dr Lo

    Suka

  139. Klu saja ada lbh byk dokter Lo, dunia akan lbh indah.
    Klu di Luar Negri , dokter Lo pasti sdh dpt penghargaan, sayangnya negara kita tdk bs melihat dan tdk pernah menghargai jasa pahlawan yang sebenarnya. Kita py Mahatma, kita jg py Lady Di, bahkan theresa jg ada di bumi pertiwi, siapakah yang akan melihat pengorbanan mereka?

    Suka

    • Masalahnya Dr. Lo pun tdk bakal mau diberi pengharhaan. Krn semua yg dilakukannya mengalir begitu saja, buat beliau itu normal bukan hal istimewa. Beliau lakukan semua itu dengan nurani, tulus. Contoh moral yg benar.

      Suka

  140. Puji Tuhan,semoga semua dokter2 mengikuti jejak Dokter Lo.

    Suka

  141. Secara tidak sadar sesungguhnya Dr.Lo sedang menabung, untuk itu semoga para dokter sadarlah dan mulailah menabung untuk masa depannya didunia maupun di alam kehidupan lainnya karena sesungguhnya tidak ada seujung kukupun benda yg hilang dialam semesta ini karenanya tidak akan pernah ada orang yg jatuh miskin karena menolong dengan iklas.

    Suka

  142. salut utk dr. Lo semoga di Indonesia banyak dokter yang seperti beliau. Saran saya, mungkin sebaiknya tidak perlu marah2/bentak2 pasien, apapun kesalahannya. dibilangi baik2 kan bisa?

    Suka

  143. Suhanalloh..
    moga” Dok.. anda di sehatkan selalu & di beri usia yg panjang… amiin.. =D

    Suka

  144. andry mayloa // 30 November 2013 pukul 09:13 // Balas

    SALUUUUUTTTT…. Semoga lancar rezeki dan panjang umur buat dr. Lo. I love u…. Contoh yang sangat membanggakan…. Dan jgn lupa, kalau dr lo warga keturunan, jd mohon kiranya rasis di indonesia di hilangkan….!!!! Demi kemajuan bangsa INDONESIA!!!!

    Suka

  145. Waktu aku mahasiswa di UNS dulu pernah sekali berobat gratis di rumah Dokter baik hati ini, waktu pulang dikasih obat juga. Terharu dengan perbuatan baik yang patut diteladani.

    Suka

  146. ismi riyanti, SE, M.Acc // 30 November 2013 pukul 09:25 // Balas

    Subhanallaah…. smoga ketulusan dr. Lo akan ditiru oleh dokter-dokter lainya, dan smoga allah selalu memberikan kesehatan dan panjang umur untuk dr Lo. amiiin.

    Suka

  147. dokter Lo , selamat ulang tahun , saya bisa hidup sampai sekarang salah satunya karena kebaikan dokter , saat itu kami sekeluarga melarat dan dokter seperti ditulis diatas tidak membeda – bedakan penanganan antara kami dan semua pasien , saya cuma bisa mohon kepada Tuhan YME semoga dokter diberikan kesehatan , panjang umur dan bahagia selalu , sekali lagi selamat ulang tahun Dok

    Suka

  148. semoga semangat melayani tanpa pamrih Dokter Lo kelak bisa diwarisi oleh dokter Indonesia. Tidak ada dokter yang ingin membunuh pasiennya “secara sengaja” tapi kadang ada dokter membunuh pasiennya karena KELALAIAN nya. Semoga saya kelak bisa menjadi donatur anda dokter Lo.

    Suka

  149. saya izin copas ke blog saya yach…

    Suka

  150. terimakasih Tuhan, sudah mengutus dr. Lo untuk kami…

    Suka

  151. Dari aku msh bayi sampe aku umur 25 th.. Kl sakit aq berobat k dokter lo.. Dl mama ku pernah cerita.. Pada saat aq msh bayi.. Aq sakit paru2 basah.. Dmn aq hrz minum obat setiap hr selama 1 th.. Krn gak pny biaya maka mama bawa aq ke dokter lo.. Dan Dokter lo memberikan obat gratis sampe aq sembuh.. Terima kasih dokter lo.. Aq hutang budi dan hutang nyawa padamu..

    Suka

  152. ANDRI MEIRIKI! SP. ME // 30 November 2013 pukul 09:54 // Balas

    Ini adalah sebuah keteladanan sejati…contoh nyata akan arti sebuah pengabdian dan pengorbanan untuk membantu sesama..semoga pak dokter dan istri senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang, agar dapat terus membantu yang lain sekaligus menjadi contoh ditengah masyarakat…

    Suka

  153. Salut buat Dr Lo, memang seharusnya semua dokter itu tugasnya membantu menyembuhkan dan mengobati manusia dari sakit, bukannya berlomba lomba mengeruk materi dari orang yg sakit. Mari kita ketuk hati Dan naruni para Dokter di Indonesia ini demi kesejahteraan bangsa Indonesia jg.

    Suka

  154. benar2 salut dengan dr Lo smp nangis baca semua comment2 nya. Terima kasih dokter dan semoga di kehidupan mendatang dokter diberi anak-anak yang lucu, pintar dan baik hati. gbu

    Suka

  155. kerenn&terharu ada manusia sebaik itu..semoga bisa menjadi inspirasi bagi sesama…aamiin..

    Suka

  156. Salut……inspiratif, smoga apapun profesi kita, agar bisa m’bantu sesama, dsitu ada kenikmatan/kepuasan bathin, bisa meraih kebahagiaan hakiki. Lebih penting lagi hal ini adalah bekal akhirat jika kita ikhlas

    Suka

  157. Lanjutkan

    Suka

  158. Yuliana Christin // 30 November 2013 pukul 10:29 // Balas

    Puji Tuhan masih ada seorang dokter yg tanpa pamrih menyembuhkn pasien na..byr Dr.Lo sll diberikan kesehatan,,pjg umur & kebahagiaan sll..Tuhan sll melindungi & memberkati..^_^

    Suka

  159. Mantab ini orang jarang ada…… Harusnya yg masuk tv yg begini, biar bisa di tiru oleh dokter-dokter lain yg sdh kaya raya….. Semoga

    Suka

  160. salut buat dokter…semoga amal kebaikan dapat bermanfaat dan diberkati sepanjang hidup.

    Suka

  161. Salut bt Dr. Lo, jaman sekarang susah ada dokter yg seperti ini……GBU

    Suka

  162. ini bisa jadi cerminan dokter2 yang masang tarif tinggi padahal asistennya yang bekerja

    Suka

  163. salam hormat saya untuk engkau Dr Lo.

    _muad-

    Suka

  164. Terime kasih dr. LO, anda lebih INDONESIA dari orang INDONESIA itu sendiri………………

    Suka

  165. Dr Lo di beri umur panjang krn Tuhan masi sayang kepada kita dan memberikan penolong bagi kita melalui pelayanan Dr Lo… bersyukurlah senantiasa kepada Tuhan yg mengadakannya..semoga pelayanan Dr Lo semakin dahsyat lagi. Amin.

    Suka

  166. Dokter, semoga Anda selalu dalam lindungan Tuhan, dan semoga kelak masuk surga, amin….

    Suka

  167. semoga kami sekeluarga bisa meneladani dokter, mempunyai umur yg bermanfaat, Amin

    Suka

  168. benar2 hebat hati Dr. Lo Siaw Ging. Benar2 menilai sesama manusia di atas hal2 lain di dunia ini. Dan di wujudkan dalam tindakan nyata.

    Suka

  169. anak cucunya diBerkati,donaturnya diBerkati
    kalo saya seorang dokter maka skg ada gejolak di dada.
    pencerahan ditengah carut marut.TERIMAKASIH dr Lo Siaw Ging,Tuhan Berkati.

    Suka

  170. Semoga diikuti oleh orang” yg terpanggil (tulus n ikhlas), Bapa memberkat’I, saudara” yg terpanggil, menurut profesinya. Gbu

    Suka

  171. henry rompis // 30 November 2013 pukul 17:03 // Balas

    Benar2 seorang dokter yang penuh kasih…….salut buat dr lo……Biarlah dr lo menjadi contoh&teladan bagi kita semua,khusus nya bagi para dokter di indonesia

    Suka

  172. SEMOGA USIANYA SAMPAI 200TAHUN…………

    Suka

  173. Masih bnyk kok gan dktr yg kyak gini jaman skr, cuma media massa pilih 2 yg mn buat dpublikasiin… Kan lebih panas n heboh klu beritain dokter dari yang buruk2nya.. Kasian y dktr yg dpnjara gr2 nolong pdhl ud ssuai prosedut… Waduh pihak kluarga yg lapor tega bener ya, udah dikasih uang lg, nuntut, blang gak dkasih tau mau operasi tp jlas2 blang ngusahain uang buat bayar admnistrasi operasi… Miris gue..

    Suka

  174. Hmm.. petani & pedagang rela ga ngasi barang dagangannya untuk tu dokter, orng miskin rela ga nyumbang gratis tenaganya buat dokter? Kalo ga ada yang mau jadi dokter trus mau brobat kemana? ke dukun atau eyang2 pinter elu orang rela bayar mahal kok, padahal hasilnya tidak dapat dipertanggung jawabkan.. dsr comment ga mikir.. gw bkn dokter, tapi tau diri lah..

    Suka

  175. Trima ksh Tuhan, msh ada dokter berhati mulia sprti Dr. Lo didunia ini. Saat ini pun di Jakarta sy sangat membutuhkan Dr. Sprti Dr. Lo.

    Suka

  176. saluut inilah figurr pelayan cz kita hadir didunia hanya untuk melayani bukaqn untuk dilayani LBU

    Suka

  177. Dr Nyana Wangsa SH // 30 November 2013 pukul 18:55 // Balas

    Anumodana kepada dr Lo semoga diberikan panjang umur dgn badan yang sehat lahir dan batin diharapkan kepada generasi muda khusus nya dokter2 muda dpt mengikuti jejak dr Lo seorang PEKERJA KERAS – JUJUR – BERKOMITMEN untuk masyarakat menjadi sehat

    Suka

  178. Salam hormat dr. Lo, smoga diberi keshatan dan kebahagiaan selalu. Tuhan menyertai Anda sekeluarga. Betul sekali kalo Anda lebih Indonesia daripada orang Indonesia asli

    Suka

  179. Semua anak asuh di salah satu panti asuhan di solo, jika berobat pasti ke dr. Lo, tidak bayar, obat gratis, dan rekomendasi gratis ke kasih ibu. Bahkan beliau marah jika ad yg sakit tp tidal meminta rekomendasi darinya. Semoga dr. Lo selalu sehat.

    Suka

  180. Reblogged this on The Diary of Questions and commented:
    Dr. Lo memang teladan. Tidak usah pake demo. Contoh saja beliau, bekerja benar, ikhlas, dan tanpa pamrih.

    Suka

  181. Semoga sehat selalu mbah dokter, salam hormat buat beliau..

    Suka

  182. Udah kantongin tiket emas buat msk surga ni dokter LO..tp ni dokter msh sangat amat dibutuhkan didunia ini…bangga saya sbg org solo,ada dokter LO…salutttt!!!!

    Suka

  183. Joula Jenny Lumatauw / Yola // 30 November 2013 pukul 22:08 // Balas

    Kiranya Berkat TUHAN lebih berlimpah lagi untuk dr Lo Siaw Ging.
    Upah Dokter Besar di Sorga
    Amin.
    Rgds

    Suka

  184. Sangat mulia jiwa dr lo.. Semoga Tuhan berikan beliau panjang umur n kesehatan ,, Amin ..
    Semoga juga sikap dr lo bisa di tiru oleh dokter-dokter se indonesia ini ,, jgn hanya uang yg di cari ,, mati pun sepersen pun gk bisa dibawa di akhirat , tp contohin dr lo ,, segudang pahala yg akan di bawa nya . Terima kasih .

    Suka

  185. Yang Xiang Guan // 30 November 2013 pukul 23:24 // Balas

    Semoga Kasih tiada batas senantiasa mengayomi dokter Lo.

    Suka

  186. Kukirimkan al fatiha buat yg mulia dokter Lo…….smoga berkah hidupmu dunia akhirat, aamiin

    Suka

  187. Praktek di mana si dokter LO??

    Suka

  188. keren sekali,ada yg tau alamatnya dr.lo dimana?
    Saya dulu kerja di daerah jagalan,tp ga tau tempatnya

    Suka

  189. Terima kasih tuhan, terima kasih juga para” dewa yang sudah menjaga dokter Lo Siaw Ging sehingga panjang umur sampai saat ini…

    Kami dari Keluarga Besar TiongHoa di seluruh indonesia sangat Terharu kepada anda Dr. Lo

    Kami semua tidak akan lupa dengan hal” yang sudah anda lakukan (Dr. Lo)

    Semoga yang anda mimpikan selama ini akan terkabul…

    Sadhu…Sadhu…Sadhu

    Suka

  190. Bagaimana dengan Medan apakah ada yang seperti dokter lo ?….

    Suka

  191. mmit trizarni // 1 Desember 2013 pukul 10:31 // Balas

    sungguh seorang dokter yg sangat istimewa, hebat,luar biasa. semoga dr.Lo adiberi kesehatan, kekuatan dan trus menolong sesama.

    Suka

  192. INILAH SOSOK DOKTER YANG SESUNGGUHNYA!!! SUMPAH DOKTER DIAPLIKASI DENGAN BAIK, TIDAK SEPERTI XXXX. DIJAMIN !!!

    Catatan redaksi: Diedit untuk sejumlah kata dan diganti XXXX.
    Terima kasih.

    Suka

  193. Semoga keluarga dokter sehat selalu dan selalu diberkati Tuhan.. Patut diteladani dan menjadi inspirasi banyak orang..
    Salam hangat dari Palembang. *hugs untuk dokter Lo*

    Suka

  194. Semoga Dr. Lo dan Istri di beri sehat, panjang Umur. Salut. Amin. GBU

    Suka

  195. Masih ada Manusia spt Dr. Lo hidup di bumi ini… Semoga Dr. Lo dan istri diberi sehat dan panjang umur. Salut. Amin. GBU

    Suka

  196. Dokter Lo memang luar biasa. Sedikit sharing, waktu itu murid saya pernah sakit panas. Oleh dr Lo dia disuruh untuk mondok di rumah sakit karena panas yang tinggi. Karena suhu tingginya yang mengkawatirkan, dr Lo sampai menyempatkan diri untuk telpon dan memastikan apakah murid sudah dalam penanganan yang betul. Saya berharap semoga dr Lo selalu sehat, bahagia, panjang umur dan makin diberi kekuatan dalam melayani masyarakat. Semoga dr Lo makin menjadi inspirasi semua dokter untuk makin lebih melayani tanpa pamrih..

    Suka

  197. Sangat Mulia Hatimu Dr.Lo ..GBU Alway’s..Dan Semoga Para Dokter2 Di Zaman Sekarang Ada Banyak Yang Mengikuti Jejakmu Yang Punya Hati Mulia Menolong Orang Tanpa Bayaran Ataupun Pilih Kasih Dan Selalu Melihat Akan Keberadaan Orang Yang Tidak Mampu..Dr.Lo Menjalakan Dengan Sangat Baik Dengan Karunia Tuhan Yang Di Berikan Pada Dr.Lo…GBU Alway’s Dr.Lo & Family…

    Suka

  198. Subhanallah,..sungguh mulianya DR Lo,engkau adalah malaikat yang diutus TUHAN untuk dijadikan suri tauladan para seluruh manusia,,dan semoga enkau dapat menginspirasi kepada kami sekeluarga khususnya dan kepada semua orang pada umumnya,jasa,bakti,ketulusan,kerendahan hatimu semoga menginspirasi kepada semua dokter,,bahwa profesi dokter tidak semata2 materi ,,semoga engkau sekeluarga selalu diberikan kesehatan dan panjang umur agar dapat melanjutkan suri tauladan ini,..amiin ya robbal alamiin

    Suka

  199. LUAR BIASA…DI INDONESIA MASIH ADA DOKTER KAYAK GINI…..JEMPOL 5 PAK DOKTER

    Suka

  200. Pantesan, gak punya anak jd gak perlu mikirin anak mau sekolah ya dok? Apalagi kalo anak mau sekolah teknik atau kedokteran juga mah mana ada yang percaya kalo ortunya dokter gak punya uang. Yang nulis enak aja bilang biasanya rumah dokter mewah, belom lihat rumah saya yg kayak kandang burung, mau masukkan anak sekolah ke sekolah Katolik biasa aja pernah gak cukup uang dan gak mampu bayar uang sekolahnya! Sedikit dokter yg kaya Pak, kita mengabdi dengan tulisan di badge lengan kanan ABDI HUSADA dengan gaji 3jutaan sebulan untuk golongan IIIB, emangnya praktek sore pasti laku? Mau nge-gratisin kayak dr Lo? Org-org kaya yang pedagang dg prinsip ambill untung sebesar2nya keenakan dong? Saya setuju kalo dokter jangan pernah jualan obat dan pasien gak mampu tidak ditarik biaya (sudah banyak kami layani sseperti ini, bukan hanya di RS pemerintah tempat kami kerja tapi juga di swasta). Semoga masyarakat tidak terlalu menuntut yg absurd dan sy bisa meneladani dr Lo. Yang realistis aja deh biar selamat dunia dan akhirat

    Suka

    • Semua hal dimulai dari dasar hati yg sesungguhnya. Jika kamu percaya dan berbuat penuh kasih di dalam Tuhan, pasti Tuhan akan mencukupkan kamu. Tak perlu khawatir, jika engkau tulus bekerja di dalam Tuhan. Amin
      Semoga tangan Tuhan menyentuh

      Suka

    • Makanya segala sesuatu itu ikhlaskan.. ikhlas bekerja pak, jd pns dgn gaji tiga jutaaan (lihat lagi kebawah cari sejuta sebulan aja masih banyak yg ngos ngosan) syukuri apa yg ada, rumah kyk kandang burung brarti situ yg jorok. Rumah kecil dan sederhana bukan brarti jelek kyk kandang burungkan… hadeeeh… habisla hidup ini kalo para medis berpikiran seperti anda. Anak itu rezeki, bukan brarti punya anak musti halalkan segala cara untuk cari uang. Setiap org udh ada garis rezekinya masing2, jgn pernah meremehkan kebesaran Allah SWT pak…

      Suka

  201. Ini pengalaman saya waktu kecil, ketika saya sakit, saya dibawa oleh ayah ke dr Lo,etelah periksa, Ayah saya bilang “Berapa biayanya Dokter , Jawab dr.. Lo begini ” Apak Kamu sudah kaya ? kalau kamu sudah kaya beri saya gaji setiap bulannya saja”, akhirnya setiap periksa ke dr. Lo, ayah saya tidak pernah bertanya lagi, dan tetap periksa dengan gratis. Dia memang dokter yang benar benar mulai.

    Suka

  202. Ini kebiasaan tetangga saya yang pembuat rambak, karena tahu setiap datang ketempat dokter Lo tidak pernah membayar, akhirnya tetangga saya menjadi tidak enak hati, setiap kali periksa ke dokter. Lo, tetangga saya membawa oleh oleh untuk dr. Lo berupa Rambak. Dan dokter Lo menerimanya. Ada lagi cerita teman saya seorang Tionghoa yang juga pengusaha, Dia juga sudah sering berobat ke dokter Lo, dan meskipun kepada orang kaya sekalipun dokter Lo juga tidak pernah meminta bayaran. Dan teman saya yang pengusaha itu tahu dokter Lo kalau dikasih uang tidak pernah mau, akhirnya teman saya punya trik, pas dokter Lo menbelakanig teman saya, teman saya sering meninggalkan uang di sela sela buku di meja atau di tempat tidur atau dimana saja , yang penting pas meletakkan uang itu dokter Lo tidak tahu. Sungguh mulia hatimu dokter Lo. Dan masih banyak cerita cerita dari beberapa teman saya yang lain yang sering berobat ke dokter Lo. Semoga para dokter yang lain bisa meniru sikap dokter Lo

    Suka

  203. Ferdy Cunong // 1 Desember 2013 pukul 19:50 // Balas

    Dr Lo telah menorehkan teladan yg patut kita jadikan contoh seorang dokter yg melayani dan sgt bersahaja.Tuhan memberkati Dr Lo& istri.

    Suka

  204. Semoga sehat selalu dr Lo dan keluarga SADHU SADHU SADHU!!!
    SEMOGA DI KOTA MEDAN JUGA ADA dokter yg setulus.seiklas dr LO.
    SALUUUUUUUUTTTTT

    Suka

  205. Deresman Pardosi // 1 Desember 2013 pukul 22:28 // Balas

    Kiranya Tuhan Yesus melimpahi dr Lo&istrinya Kasih Karunia n Anugerah Keselamatan,n diberkati akan kesehatannya.Allah akan memenuhi segala kebutuhanmu menurut kekayaan n KemuliaanNya didalam Kristus Yesus…..Amin………GBU

    Suka

  206. Ini yang benar-benar namanya dokter, bekerja sesuai dengan tugas dan sumpah profesinya. Pantas untuk dijadikan tauladan bagi dokter di Indonesia untuk ditiru tentang kebaikannya. Salut dan doa kebaikan untuk dr. Lo Siaw Ging yang penuh kemanusiaan.

    Suka

  207. Semoga menjadikan contoh dan suri tauladan bagi dokter Indonesia. Semoga Allah menaikan drajatnya di dunia dan Akhirat

    Suka

  208. Cuman kasian dikit,,, gk da keturunanx,,, apakah dy tdk memikirkanx ato spertix Tuhan blum mmberikan rejeki kpadax,,, pi umur sperti knapa tdk mmpunyai kturunan,,jikalau ada pasti anakx ikut bapakx hehee ^_^

    Suka

  209. Dimanado ada dokter mulia seperti ini?

    Suka

  210. SEmoga Keluarga dr Lo di beri kesehatan, dan berkah… amin

    Suka

  211. salut buat dokter lo.. (y)

    Suka

  212. Muhammad Fadlil Nugraha // 2 Desember 2013 pukul 09:43 // Balas

    Demikianlah orang yg baik dan tulus, akan memetik hasil yg baik dan ketulusan pula. Apa yg ditanam dia yg akan memetik hasil. Manusia sekarang jarang yg mengabdi dlm berprofesi dengan Nurani, padahal Nurani adalah tingkat terbersih, terjujur dari manusia. Bidang Kedokteran seharusnya berhubungan dengan Kemanusiaan, dan Kemanusiaan itu perlu Nurani, bila Nurani dicampakkan hasilnya adalah Keserakahan. Salute dgn pak Lo… Anda merupakan contoh Manusia yang Bernurani dlm berprofesi, semoga jadi sentilan dan contoh utk para dokter yg Materialisitis.

    Suka

  213. Buat farhat abbas yg hina orαng thiong hua sekiranya harus buka mata lebar2x untuk melihat betapa pedulinya orang thiong hua kpada semua umat diindoseia.

    Suka

  214. wahyu winarno // 2 Desember 2013 pukul 11:22 // Balas

    semoga yg mengembangkan sikap welas asih seperti dokter lo menjadi teladan untuk para pengemban pengabdian kemanusiaan semoga kebaikan ini membawa inpirasi dan berkah bagi umat manusia tanpa memandang untung rugi ,dan golongan apapun selamat dokter lo semoga jasamu di kenang selalu ,

    Suka

  215. semoga dr. Lo diberi kesehatan dan umur yang panjang.
    amin……

    Suka

  216. Mengharukan … di indonesia masih ada tersisa dokter sangat berharga & berhati mulia spt ini, bagai setetes embun teduh di tengah cuaca yg terik, Pahlawan sesungguhnya utk jaman sekarang, di tengah yg lain mengutamakan materi semata, ia pilih dedikasikan hidupnya utk lenyapkan / bantu ringankan penderitaan banyak org yg tak di kenal & tak berdaya…moga dokter yg banyak di butuhkan org2 ini, di karuniakan umur panjang & kesehatan yg baik, begitu juga istrinya yg selalu mendukungnya utk berjalan di jalan yg di Luar Biasa ini. SOLO sangat beruntung masih ada dokter langka spt ini….

    Suka

  217. Luar biasa, itulah kehidupan yang baik : bermanfaat untuk sesama

    Suka

  218. Dokter Lo, hanya Tuhan yg mampu membalas semua jasamu……

    Suka

  219. Damai Kristus penuh kasih dan berkat memenuhi Dr.Lo yg sungguh mulia. Tuhan Yesus menaungi engkau dan keluarga Dr.Lo.

    Suka

  220. Panjang umur utk dr lo

    Suka

  221. Ada byk org sangat membutuhkan kebaikan hati dari seorg dokter berhati mulia sperti Dr. Lo.. Amazing. Trimaksih Tuhan msh menempatkan se2org berhati hati mulia membantu sesama didunia ini.

    Suka

  222. Pamasu Sihombing // 5 Desember 2013 pukul 14:21 // Balas

    Luar Biasa dr. Lo, Man For Other Man With Others…
    Salut dan kagum pada dr. Lo
    Smoga Tuhan yang membalasakan budi baik anda dokter..
    We proud of u !!!!

    Suka

  223. seandainya semua dokter seperti dokter lo, pasti gak akan ada demo mogok kerja doternya hehehe

    Suka

  224. Tito Satriyo // 6 Desember 2013 pukul 00:43 // Balas

    Sangat inspiratif….semoga bisa menjadi teladan dokter-dokter muda

    Semoga dikaruniai umur panjang dan kesehatan yang prima….amin

    Suka

  225. Sungguh mulia hati mu Dokter…hati ini betul2 tersentuh membacanya..semoga banyak lagi Dolter2 berhati mulia seperti Pak Dokter..

    Suka

  226. Benar-benar luar biasa dokter Lo ini,baru kali ini saya mendengar ada dokter yang tidak menetapkan tarif dan malah membantu membelikan obat buat pasiennya.

    Suka

  227. Subhanallah …. semoga Allah selalu menjaga orang – orang yang mencontoh akhlak nabi Muhammad, sy bangga sekali dengan pak dokter.

    Suka

  228. Frederick Sia // 3 Januari 2014 pukul 19:27 // Balas

    Speechless saya membacanya, dokter seperti ini sudah sangat langka. God bless you dokter Lo, semoga sehat dan panjang umur selalu.

    Suka

  229. Two thumbs up! What a great man!

    Suka

  230. Salut buat p Dokter.

    Mohon izin Copy mas

    Suka

  231. Luar bisa terharu aku melihat mulianya hati seorang dokter Lo belum pernah sekipun aku melihat orang seperti beliau, semoga mendapatkan kebahagian didunia maupun diakhirat. GBU

    Suka

  232. LUAR BIASAAAAAAAA…………. COCOK DIBUAT FILM LAYAR LEBAR UNTUK INSPIRASI

    Suka

  233. MANTAP SANGAT MENGINSPIRASI,INI PATUT JADI TAULADAN BAGI SEMUA DOKTER…
    unik

    Suka

  234. Inspiratif! semoga semakin banyak orang2 seperti beliau di Indonesia ini 🙂

    Suka

11 Trackbacks / Pingbacks

  1. Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif | Yang Mengenal Dirinya, Mengenal Tuhannya
  2. Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif | lalallalal123
  3. Inspiring Leader | L0lypope's Blog
  4. Profesi Dukun Lebih Terhormat Dari Dokter | herrybsancoko
  5. Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif | RODA 2 BLOG
  6. Lo Siaw Ging : Dokter Tanpa Tarif
  7. Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif | Cermin Sebuah Hati
  8. cherrychii87
  9. Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif | Baca-baca
  10. Dr. Lo Siaw Ging, Sang Malaikat Penolong Bagi Orang-orang Miskin - Laman Satu
  11. Dokter | Birgita Adelia Go's Journal

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: