Miniatur masjid ala Lorin Karanganyar

masjid cokelatDalam menyambut Lebaran ini berbagai instansi menyambutnya dengan penuh kemeriahan. Berbagai ekspresi mereka tunjukkan. Apa yang dilakukan oleh salah satu hotel di Karanganyar terbilang unik. Lorin membuat miniatur masjid dengan bahan cokelat putih murni.
Miniatur masjid tersebut dibentuk sangat yang indah serta bisa menimbulkan aroma yang memikat. Masjid cokelat ini menjadi pusat perhatian para pengunjung hotel.
Miniatur berbahan cokelat putih ini dapat Anda temukan di lobi Hotel Lor In Karanganyar. Miniatur ini memiliki ukuran satu kali satu meter dengan ketebalan satu setengah meter.
Cokelat putih menjadi pilihan karena warna putih identik dengan kesucian.
Untuk membuat masjid cokelat ini diperlukan bahan baku berupa cokelat putih sebanyak lima belas kilogram dark chocolate sebanyak satu kilogram dan choco butter sebanyak tiga kilogram. Karena diletakkan di luar ruangan menyebabkan cokelat putih cepat meleleh.
Untuk menjaga agar masjid tidak ambruk maka pada bagian dalam masjid diberi styrofoam untuk menjaga struktur masjid.
Setiap tiga hari sekali, miniatur harus dipoles dengan cocoa butter.
Menurut pastry chef Hotel Lor In, Muhammad Fuuzi, bahan cokelat dipilih karena keunikannya. Perlu penanganan khusus untuk membentuk cokelat menjadi karya yang indah.
Masjid cokelat ini diberi nama Al Muhajirin yang berarti pendatang. Hal ini dikarenakan masjid berada di hotel yang kerap menjadi tempat persinggahan kaum pendatang.
Keberadaan miniatur masjid ini menarik perhatian setiap pengunjung hotel. Selain karena bentuknya yang indah miniatur masjid ini juga mengeluarkan aroma yang lezat.
Seperti yang diungkapkan salah satu pengunjung Laura Rosiana. Menurutnya warna masjid yang putih bersih memancarkan aura kesucian dari Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Miniatur masjid ini juga dipercantik dengan dua buah pohon palem buatan. Pohon palem buatan ini batangnya terbuat dari susunan buah nanas dengan ketinggian dua meter. Sedangkan buahnya terbuat dari seratus butir manisan kurma. Miniatur masjid cokelat ini akan dipajang hingga tanggal 30 September.
Jika Anda kebetulan sedang mudik dan melewati Karanganyar tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk mampir meihat Masjid Al Muhajirin dari cokelat ini. (soloraya.com/Bre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here