Jagongan Komunitas Online Solo perlu tindak lanjut

Jagongan Komunitas OL Solo, 12 Agustus 2008.
Jagongan Komunitas OL Solo, 12 Agustus 2008.

Menindaklanjuti acara Jagongan Konunitas Online Solo pada 12 Agustus 2009 lalu, Dinas Komunikasi dan Informasi Solo diharapkan segera membuat acara lanjutan. Hal tersebut diperlukan agar momentum yang sudah tercipta tidak hilang begitu saja.
Harapan itu disampaikan salah satu personel yang datang pada acara itu, Sadrah Sumariyarso kepada soloraya.com, Sabtu (20 8).
Sebagaimana diketahui, atas inisiatif beberapa pihak termasuk Sadrah Sumariyarso (PasarSolo.com/soloraya.com) telah dilakukan Jagongan Komunitas Online Solo yang melibatkan berbagai komunitas online yang ada di Solo.
Tujuan pertemuan itu adalah mendukung pencapaian visi Solo Cyber City Pemkot Solo dan masyarakat Surakarta pada umumnya. Acara jagiongan juga menjadi wadah untuk saling tukar informasi, membicarakan serta mencari masukan seputar Solo Cyber City dari komunitas online. ”Itu merupakan salah satu upaya membina persaudaraan dan kerjasama di antara komunitas online di Solo,” ujar Sadrah.
Pertemuan yang diselenggarakan di area Pasar Windujenar Solo itu, menurut Sadrah, perlu segera ditindaklanjuti dengan langkah lain. “Kami ada beberapa usulan tetapi tentunya akan sangat pas kalau kita sampaikan kepada pihak Pemkot,” kata dia.
Jagongan komunitas online itu sendiri memang mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota dalam hal ini diwakili oleh Dinas Informasi dan Komunikasi.
Dra Eny Tyasni MM, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Solo saat itu mengatakan acara memperingati 1 tahun Solo Cyberholicday (Hari Gandrung Internet) memang perlu mendapat dukungan. ”Maka segala persiapan undangan, tempat dan hidangan HIK menjadi tanggung jawab Dinas,” ungkapnya.
Saat itu tidak kurang dari lima belas komunitas Online Solo dan sekitarnya hadir. Komunitas tersebut mulai dari SFC – Solo Raya Facebook Community, Pasar Solo – SoloRaya Online Community Portal, Blogger Bengawan, Komunitas TDA – Tangan Di Atas, KPLI – Komunitas Pengguna Linux Indonesia, Komunitas Epistoholic Indonesia, Solo Citizen Journalism, FOSS, Yogya Free Regional Solo, Komunitas Soloaja, Komunitas IT UNS, Komunitas IT STMIK Sinar Nusantara, Komunitas IT STMIK AUB, Komunitas STMIK Duta Bangsa dan Komunitas Politeknik Indonusa.
Dalam kesempatan ini banyak usulan dari perwakilan komunitas. Begitu pula Ir Dwi Heriyanto MT (Kandatel Solo) dan Dr Sutanto DEA (Puskom UNS) memberikan beberapa tanggapan dan usulan guna semakin menguatkan Solo sebagai cybercity.
Semuanya merupakan sebuah kesepakatan dan kehendak untuk mendukung dan ”menjual” Solo secara lebih masif.
“Dalam waktu dekat kami akan mencoba menghubungi pihak Pemkot Solo,” kata Sadrah yang telah menyiapkan beberapa usulan tersebut. (soloraya.com/dsc)

Baca juga  Papan Catur Batik Ornamen Batik dari Karanganyar


(Sumber: Press Release Triyas. Foto-foto Sadrah soloraya.com/PasarSolo.Com)

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here