Batu Seribu, lokasi indah dan menantang

batu1Ketika orang mulai bertanya, obyek wisata alam yang bagaimanakah yang paling banyak diminati oleh para insan turisme? Tentu jawabannya akan bermacam-macam. Bisa saja jawabannya obyek wisata alam pantai, gua, air terjun, sendang, hutan, gunung, dan sebagainya atau obyek wisata alam tersebut merupakan perpaduan dari beberapa komponen yang disebutkan di atas.

Kenyataan dewasa ini menunjukkan adanya kecenderungan wisatawan lebih memilih berwisata ke obyek atau kawasan yang merupakan perpaduan dari beberapa obyek wisata meskipun tidak mengurangi minat mereka untuk tetap berwisata ke tempat lainnya. Namun obyek atau kawasan wisata yang medannya lebih menantang semakin hari semakin menjadi primadona baru.
Barangkali ketertarikan mereka lebih dikarenakan keinginan bertualan untuk mengungkap misteri sekaligus menaklukkan alam yang sering ditakuti itu, disamping menikmati keaslian alam yang masih “perawan” belum tercemar ulah manusia.
Obyek wisata Batu Seribu di Kabupaten Sukoharjo merupakan obyek wisata alam yang sangat lengkap, indah dan medannya cukup menantang.

batuseribuObyek wisata ini sesungguhnya merupakan suatu kawasan wisata di mana ada perpaduan antara unsur gunung, lembah, sendang, pemandian dan hutan wisata yang menakjubkan. Di bagian timur obyek wisata batu seribu terdapat gunung sepikul.
Konon, gunung ini ditinggalkan oleh Bandung Bondowoso yang tidak tercapai maksud tujuannya membuat patung di Candi Prambanan. Di bagian bawah dari obyek wisata batu seribu terdapat sendang Kiai Truno Lele. Sendang tersebut dihuni oleh Lele Putih dan dikeramatkan oleh masyarakat sekitarnya. Disini pula terdapat Sendang Ayu. Sedangkan di bagian atas dari obyek wisata Baru Seribu terdapat Kolam pemandian alam. Sumber air kolam ini berasal dari air yang mengalir dari perbukitan yang jernih dan sejuk.
Menurut ceritera, khasiat mandi air ini adalah dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Sendang berkhasiat tersebut kini dikenal dengan nama sendang panca warna. Di samping obyek-obyek wisata tadi, di kawasan in iterdapat bumi perkemahan di atas bukit yang cukup representatif. Begitupula ada hutan wisata berupa tumbuhan akasia yang dapat memberikan kesejukan bagi para wisatawan.
Sebagai obyek wisata, di sini telah tersedia berbagai macam fasilitas yang dapat dimanfaatkan wisatawan untuk secara leluasa bisa menikmati keindahan dan keunikan alam sekitarnya.

BEKAS KERATON KARTASURA
Keraton Kartasura didirikan oleh Sunan Amangkurat II pada tahun 1679 Masehi. Sunan Amangkurat II adalah raja pengganti Sunan Amangkurat I, Raja Mataram di Keraton Plered yang melarikan diri dan meninggalkan di Tegal ketika terjadi serangan Trunajaya dari Madura pada tahun 1677.

Setelah Sunan Amangkurat II menjabat sebagai raja, beliau tidak mau menempati kraton di Plered karena menurut kepercayaan Jawa, Kerajaan yang sudah didudukimusuh berarti telah ternoda. Sunan Amangkurat II kemudian memerintahkan kepada Senopati Urawan untuk membuat Kraton baru di kawasan Pajang. Perintah ini dituruti dan akhirnya Senopati Urawan dibantu Nerang Kusuma dan rakyat berhasil mendirikan Kraton di sebelah barat Pajang yakni Wonokerto Amangkurat II beserta para pengikutnya lalu menempati Keraton Baru itu yang diberi nama Kraton kartasura Adiningrat.
Gejolak di Kerajaan Mataram ternyata tidak berhenti di situ saja. Pada tahun 1741 terjadilah pemberontakan Cina yang berakibat fatal bagi Kartasura. Pemberontakan kali ini dipimpin oleh RM. Garendhi yang bergelar Sunan Kuning (Sunan Amangkurat III) sewaktu menjadi raja.

Amangkuran III bernasib justru lebih tragis. Beliau hanya memerintah kurang lebih selama 2 tahun (1703 – 1705) karena terusir oleh pangeran Puger yang kemudian menjadi raja dan bergelar Sinuhun Paku Buwana I Selanjutnya pada masa pemerintahan Sinuhun Paku Buwana II (1726 – 1749), Keraton Kartasura dipindahkan ke Solo tepatnya pada tanggal 17 Februari 1745 Keraton baru di Solo itu diberi nama Keraton Surakarta Hadiningrat. Kini Keraton Kartasura tinggal bekasnya saja, dengan pahgar tembok/ beteng yang tebalnya kurang lebih 1,75 meter dan tinggi kurang lebih 3 meter.

Peninggalan-peninggalan lain adalah Genthong batu, Yoni, Lingga, Masjid Zaman Paku Buwana X serta tombak Kyai Jangkungd an Tombak Kyai Slamet. Sayangnya, kompleks Keraton Kartasura, khususnya dilingkungan benteng kedhaton sudah berubah menjadi tempat pemakaman kerabat Keraton Surakarta. Makam-makam yang terkenal karena dikeramatkan oleh masyarakat, diantaranya adalahL Makam Mas Ngabehi Sukareja, Makam Bray Adipati Sedahmirah (garwa ampil/ selir PB IX), Makam KPH Adinegoro, Makam Ki Nyoto Carito (dalang terkenal) dan masih banyak yang lainnya.
Pada hari-hari tertentu, Keraton Kartasura sangat banyak dikunjungi orang (berziarah). Tujuan utama para peziarah adalah makam Bray Adipati Sedahmirah. Selir Pakubuwana IX ini semasa hidupnya dikenal cantik, pandai berdiplomasi dan memiliki pengasihan.

PEMANDIAN LANGENHARJA
Setelah puas menikmati keindahan Solo Baru, sebagaimana ditulis solo-kedu.com, beranjak ke arah timur dengan melewati jalan beraspal, wisatawan akan tiba di bekas pesanggrahan Paku Buwana X, dengan jarak kurang lebih 3 kilometer dari Solo Baru. Pesanggrahan Paku Buwana X, dengan jarak kuranglebih 3 kilometer dari Solo Baru. Pesanggrahan Paku Buwono X sekarang tentunya tidak seama seperti ratusan tahun yang silam. Kini ia bagaikan monumen yang menyimpan rahasia dan misteri tentang dirinya dan sekaligus bercerita kepada wisatawa tetang masa lalnya, tentang rakyatnya dan semuanya.

Bekas pesanggrahan Paku Buwana X ini hingga kini masih tetap dikelilingi tembok yang tinggi, masih banyak beberapa pohon beringin berdiri memayunginya. Banyak wisatawan yangdatang berkunjung dengan beragam keperluan, ada yang datang sekedar ingin menyaksikan tempat peninggalan sejarah dan termashur pada masanya,dan bahkan ada yang ingin berobat. Karena di samping Pesanggrahan ini terdapat sebuah sumur yang menghasilkan air panas karena hanya mengandung belerang dan mangan.

Sumur ini merupakan peninggalan Paku Buwana I masih menjadi saksi sejarah tempo dulu. Pemandian Langerharjaanamanya, yang dilengkapi dengan bak dan kamar mandi serta bak untuk berendam air panas. Menurut keyakinan masyarakat di sekitarnya, dengan mandi air panas akan menghilangkan beberapa penyakit kulit.

SOLO BARU
Berbicara tentang Solo Baru tidak lepas dari sebuah kompleks wisata dan juga arena olah raga. Dengan melihat jalan yang sudah beraspal, wisatawan akan tiba di sebuah bangunan modern bercorak Eropa yang cukup megah berdiri menantang zaman. Begitu memasuki lapangan parkir akan terasa bahwa daerah ini merupakan tempat berolah raga bagi masyarakat sekitarnya. Di tempat ini tersedia beberapa lapangan olah raga atntara lain Kolam renang Solo Baru yang mempunyai ukuran yang telah memenuhi sarat sebagai tempat untuk melaksanakan kejuaran nasional dan lokal.

Kolam ini memiliki panjang 50 meter dan lebar 20 meter. Sedangkan kedalamannya sangat bercariasi yaitu 3 meter, 2,5 meter, 2 meter 1,5 meter dan 1 meter. Bagi anak-anak tersedia kolam renang mini yang ukuran dan bentuknya disesuaikan dengan keadaan anak-anak dengan kedalaman 80 cm. Selain fasilitas tersebut diatas, juga masih ada perlengkapanlainnya seperti menara terjun, papan luncur, ruang ganti pakaian, tempat bilas, serta tempat pemantauan, shelter, permainan anak-anak, cafetaria dan lain-lain.
Bagi wisatawan yang hobby berolah raga tennis di lokasi ini tersedia dua jenis lapangan tennis; pertama, lapangan tennis dalam ruangan (indoor) terdiri dari 6 (enam) buah lapangan. Sedangkan kedua adalah lapangan tennis yang berada di luar (outdoor) dengan jumlah 6 (enam) buah lapangan. Selain ketiga macam lapangan dan kolam renanng tersebut masih dilengkapi dengan sanggar senak/aerobik, fitness, dan lain-lain. Solo Baru, buka tiap hari kecuali kolam renang bila sedng dikuras. (Dikutip kabarsoloraya.com)



Kategori:Obyek Wisata

Tag:, ,

2 replies

  1. I Like It’s

    Suka

  2. mudah2han obyek wisata batu seribu tambah hari tambah ramai pengunjungnya dan tambah indah pemandangannya…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53.805 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: